Kerangka Manusia Diduga Korban Pembunuhan Ditemukan di Cikidang Sukabumi

Minggu, 21 Februari 2021 - 21:07 WIB
Kerangka Manusia Diduga Korban Pembunuhan Ditemukan di Cikidang Sukabumi
Kerangka Manusia Diduga Korban Pembunuhan Ditemukan di Cikidang Sukabumi

TatarSukabumi.ID - Warga Kampung Cimapag, Desa Bumisari Kecamatan Cikidang, Sukabumi temukan tulang belulang diduga kerangka manusia yang terkubur dibelakang rumah milik Kasinem warga setempat, Jumat (19/2/2021) kemarin.

Diduga kuat, tulang belulang manusia yang ditemukan justru merupakan pemilik rumah yang sempat dinyatakan hilang sejak setahun terakhir.

"Setelah satu meter digali, kami menemukan segumpal rambut, setelah digali sedikit demi sedikit baru kelihatan ada tulang belulang," ungkap Aef Saepudin, Ketua RT 03 Kampung Cimapag kepada TatarSukabumi.ID, Minggu (21/2/2021).

BACA JUGA : Diluar Dugaan! P Warga Cikidang Sukabumi Akui Telah Melakukan Pembunuhan

Penemuan tulang manusia yang diduga kuat milik Kasinem yang berada tidak jauh dari belakang bangunan rumahnya sendiri membuat geger warga, pasalnya wanita yang biasa dipanggil dengan sebutan Mbak sempat hilang tanpa kabar selama satu tahun terakhir.

Kepada TatarSukabumi.ID, Aef menyatakan tidak banyak data diri Kasinem yang diketahui, warga setempat hanya mengetahui jika dia merupakan orang Jawa.

Kasinem kurang lebih 7 tahun menetap di rumah tersebut sebatang kara tanpa suami maupun anak.

BACA JUGA : Tindak Lanjut Kasus Temuan Pekerja Migran Non Prosedural Asal Lombok di Sukabumi

Korban sempat menghilang setahun terakhir, padahal biasanya korban selalu menitipkan rumah jika keluar.

"Hilangnya sebelum corona, sekitar 12 bulan yang lalu," kata Aef.

"Kesehariannya jualan, ngeriiditin barang, dan suka minjemin uang ke warga sini dan Dia sudah 7 tahun tinggal di sini," sambung Dia.

BACA JUGA : P2TP2A Kabupaten Sukabumi Evakuasi 3 Wanita Calon Pekerja Migran Asal NTB Dari Penampungan di Kebonpedes

Kerangka manusia yang diduga merupakan Kasinem, diduga kuat merupakan korban pembunuhan.

Pasalnya sejumlah barang milik korban dari dalam rumah turut raib.

Selanjutnya tulang belulang dievakuasi ke Kantor Desa untuk selanjutnya dilaporkan ke aparat Kepolisian.

Saat ini bagian belakang rumah korban telah dipasang garis kuning Polisi.(*)

SUKABUMI TERKINI