Diluar Dugaan! P Warga Cikidang Sukabumi Akui Telah Melakukan Pembunuhan

Minggu, 21 Februari 2021 - 20:44 WIB
Diluar Dugaan! P Warga Cikidang Sukabumi Akui Telah Melakukan Pembunuhan
Diluar Dugaan! P Warga Cikidang Sukabumi Akui Telah Melakukan Pembunuhan

TatarSukabumi.ID - Warga Kampung Cimapag, Desa Bumisari Kecamatan Cikidang, Sukabumi digegerkan dengan penemuan tulang belulang terkubur dibelakang sebuah rumah warga.

Sejumlah tulang diduga tengkorak manusia ditemukan warga terkubur dibelakang rumah milik Kasinem pada Jumat (19/2/2021) kemarin.

Diduga kuat, tulang tubuh manusia yang ditemukan oleh warga RT 03/RW 07 Kampung Cimapag ini merupakan Kasinem pemilik rumah yang sempat dikabarkan hilang dalam kurun waktu 1 tahun terakhir.

BACA JUGA : Tindak Lanjut Kasus Temuan Pekerja Migran Non Prosedural Asal Lombok di Sukabumi

Penemuan kerangka manusia yang diduga korban pembunuhan ini, terungkap berkat kerjasama Pemerintah Desa dan warga setempat.

Berikut ini, kronologi penemuan jenazah wanita yang akrab disapa warga setempat dengan panggilan Mbak yang berhasil dihimpun TatarSukabumi.ID dari  tempat kejadian perkara.

Sekitar 3 Minggu yang lalu, Ketua RT setempat lapor kepada Kepala Desa jika salah seorang warganya tiba tiba menghilang dalam selama setahun terakhir.

BACA JUGA : Perbuatan Bejad Ayah Kepada Anak Kandung di Sukabumi, Yani Jatnika Marwan : Pelaku Lebih Jahat Dari Binatang

Atas laporan warga, Kepala Desa Bumisari, Sholihudin mengintruksikan jajarannya untuk mencari tahu keberadaan korban dari orang-orang yang mengenal korban yang dinyatakan hilang.

"Saya tugaskan ke RT untuk menelusuri hal lain, yakni mengecek barang milik korban didalam rumah.

"Ternyata sejumlah barang (Korban) yang sempat diperiksa ada lalu menjadi tidak ada (hilang)," ujar Sholihudin kepada TatarSukabumi.ID, Minggu (21/2/2021).

BACA JUGA : KPK Sita Barang Bukti Aset Vila dan Tanah di Sukabumi Dalam Kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi Mantan Menteri KKP

Setelah mengetahui ada sejumlah barang di rumah Kasinem hilang, Kades memerintahkan Karang Taruna, Linmas dan RT untuk mencari tahu apakah ada barang yang tercecer dijual kepada warga.

"Setelah ditelusuri, ternyata ketemu, ada sejumlah warga mengaku membeli barang milik Korban," kata Dia.

Kecurigaan mulai mengerucut, pasalnya, seluruh warga yang membeli barang milik Kasinem berasal dari satu nama, yakni P (30).

P merupakan pria tetangga sekaligus orang dekat Korban pasalnya, P kadang bantu bantu di rumah Korban.

"Akhirnya ketemu, beberapa warga mengaku membeli (barang korban) dari si P, sebelum saya konfrontir antara pembeli barang dan si P, warga dan RT telah menemukan lokasi yang mencurigakan.

"Dilokasi belakang rumah, Kami mendapati tulang belulang dan rambut, lalu Kita bawa ke kantor Desa," beber Kades.

BACA JUGA : Dugaan Pungli Penyalahgunaan Wewenang dan Tindak Pidana Korupsi Program Bantuan Covid Bagi MDT dan Pondok Pesantren di Sukabumi

Pada hari Sabtu (20/2), sambung Kades, dirinya mengintruksikan jajarannya untuk mengawasi P.

"Tadinya kita mau menanyakan bener tidak dia menjual barang (milik korban)

"Tapi diluar dugaan, belum ditanya (masalah barang), P sudah mengaku saya lah orang yang membunuh (Kasinem)," jelas Kades.(")

SUKABUMI TERKINI