Loading...

Pria Asal Sagaranten Hilang Diduga Tenggelam di Palabuhanratu

Minggu, 26 Januari 2020 - 16:27 WIB
Pria Asal Sagaranten Hilang Diduga Tenggelam di Palabuhanratu
Pria Asal Sagaranten Hilang Diduga Tenggelam di Palabuhanratu

TatarSukabumi.ID - Angga Kusuma Wijaya warga Kampung Pasantren, Desa Pasangrahan, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, hilang kontak sejak Kamis (23/1) malam.

Jejak terakhir Angga diketahui disekitar penginapan Kebon Kalapa, Cisolok, Palabuhanratu.

Kepala Seksi Pemberdayaan Satuan Perlindungan Masyarakat, Okih Fajri, kepada TatarSukabumi.ID mengatakan pihaknya telah menerima laporan atas hilangnya warga Sagaranten tersebut.

BACA JUGA : Banjir Lumpur Terjang Ruas Jalan Sukabumi - Palabuanratu

Menurut Okih, dari informasi yang diterima, pada Kamis malam tersebut, sekira pukul 19.30 WIB, Angga terlihat  keluar dari penginapan tanpa diketahui temannya.

"Malam itu, dia (Angga) keluar dari penginapan tanpa sepengetahuan temannya, pagi-nya temannya mencari Angga di sekitar Karanghawu tempat ziarah tapi gak ketemu. Namun sempat ada yang melihat dia berada disekitar pantai tersebut," ujar Okih Fajri, Minggu (26/1/2020).

Petugas Balawista (life guard) langsung diturunkan untuk mencari keberadaan Angga, siangnya sambung Okih, Balawista  menemukan jejak sejumlah barang milik korban.

"Disekitar karang kursi (Karanghawu) ditemukan sandal sebelah kanan dan kupluk yang sebelumnya digunakan korban, kemudian sekira pukul 17.30 WIB ditemukan sandal sebelah kiri oleh petugas di tepi pantai tak jauh dari barang bukti pertama ditemukan," beber Okih.

BACA JUGA : Inilah Pasangan Calon Bupati Sukabumi Yang Akan Bertarung di Pilkada 2020 Melalui Jalur Independen

Atas laporan orang hilang ini, kata Okih, Pihaknya melakukan asesmen dan melakukan pencarian menurunkan 8 personil petugas menggunakan perahu karet.

"Kami melakukan penyisiran di sekitar pantai, meski belum tentu korban hilang tenggelam di laut atau dimana, karena tidak ada saksi yang melihat. Kami masih melakukan penyisiran, sampai hari ini masih nihil.

"Ciri ciri terakhir korban, memakai pakaian warna hitam, serta memakai celana tanggung bahan abu abu." jelas Okih. (*)