89 Desa di Sukabumi Masih 'Blank Spot' Mau Telpon Naik Gunung Cari Sinyal

Senin, 04 November 2019 - 20:15 WIB
89 Desa di Sukabumi Masih 'Blank Spot' Mau Telpon Naik Gunung Cari Sinyal
89 Desa di Sukabumi Masih 'Blank Spot' Mau Telpon Naik Gunung Cari Sinyal
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Sempat viral sejumlah kampung di Desa Sindangraja, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengalami kesulitan untuk mendapat akses jaringan telekomunikasi.

Sejumlah wilayah di kecamatan Curugkembar mengaku kesulitan mendapat sinyal telepon seluler, untuk bisa mengakses handphone mereka harus rela mendaki bukit bahkan naik gunung.

Bak gayung bersambut, kenyataan yang sama juga dirasakan sejumlah Desa lain yang mengaku jeleknya saluran telepon dan internet di sejumlah wilayah di Kabupaten Sukabumi.

"Tahun 2019 di era revolusi industri 4.0 dimana akses internet sangat dibutuhkan masyarakat, jangankan untuk bisa online untuk telepon saja harus naik gunung, beginilah nasib warga +62," tulis Dewi kepada TatarSukabumi.ID.

BACA JUGA : Terlalu! Warga Curugkembar Sukabumi Harus Naik Gunung Demi Dapat Sinyal HP

Menanggapi permasalahan yang terjadi, Herdy Somantry selaku Kepala Bidang Komunikasi publik pada Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (DKIP)Kabupaten Sukabumi angkat suara.

Herdy Somantry yang akrab disapa Bima membenarkan jika sejumlah wilayah di Kabupaten Sukabumi masih memiliki akses telekomunikasi yang kurang oftimal.

Namun menurut Bima, Pemkab Sukabumi melalui DKIP telah melakukan beberapa langkah dalam upaya perbaikan akses layanan telekomunikasi kepada masyarakat Kabupaten Sukabumi.

BACA JUGA : Karang Para Nominator Lomba Wisata Desa Nusantara Kalahkan 75 Ribu Desa Lain di Indonesia

"Ada sekitar 89 desa yang masih blank spot (hilang sinyal), beberapa waktu lalu kita pernah melakukan pendekatan kepada beberapa provider untuk menambah investasi mereka di area blank spot,"

"Hal lain kita juga sedang mengusulkan ke kementrian melalui Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI),"

"Selain itu  juga kita mengusulkan ke pemprov jabar untuk bantuan penyediaan jaringan wifi," beber Bima, Senin (4/11).

BACA JUGA : Instagramable! Bunga Sakura Bersemi di Alun-alun Kota Sukabumi

Upaya koordinasi yang dilakukan Pemkab Sukabumi baik dengan Pemprov Jabar hingga Pusat dilakukan mengingat anggaran untuk penyediaan sarana telekomunikasi yang cukup terbatas.

"Mudah-mudahan, melalui bantuan pusat atau provinsi wilayah kabupaten sukabumi bisa tercover semua,"

"Mengingat melalui anggaran kita sangat terbatas, pasalnya untuk membangun jaringan ke wilayah terpencil harus juga didukung dengan infrastruktur jaringan yang bagus," jelas Bima.(*).