Petugas Sisir Alun-alun dan Ruas Jalan Siliwangi Palabuhanratu Pantau Pedagang dan Pembeli Takjil

Selasa, 04 Mei 2021 - 15:47 WIB
Petugas Sisir Alun-alun dan Ruas Jalan Siliwangi Palabuhanratu Pantau Pedagang dan Pembeli Takjil
Petugas Sisir Alun-alun dan Ruas Jalan Siliwangi Palabuhanratu Pantau Pedagang dan Pembeli Takjil

TatarSukabumi.ID - Kepala Kepolisian Resor Sukabumi, AKBP M Lukman Syarif menyebut Palabuhanratu sebagai ikon Kabupaten Sukabumi, oleh karena itu protokol kesehatan untuk menekan kasus Covid-19 perlu ditingkatkan di Ibu Kota Kabupaten Sukabumi ini.

Hal ini ditegaskan Lukman Syarif saat memimpin tim gabungan Polres Sukabumi, TNI dan Sat Pol PP menyisir sejumlah titik di Palabuhanratu pada Senin (3/5) sore kemarin.

Alun-alun Palabuhanratu dan sekitar Ruas Jalan Siliwangi Palabuhanratu merupakan titik pusat keramaian Palabuhanratu, menjelang waktu berbuka puasa kawasan ini mengundang kerumunan massa.

"Ini merupakan giat bersama Polres Sukabumi dengan  Sat Pol PP dan Kodim 0622," ungkap Kapolres Sukabumi.

"Tentunya kita tak mau lagi ada berita kerumunan ada berita penambahan kasus Covid-19," sambung Dia.

"Memang hari-hari sebelumnya pengamanan oleh masing - masing Polsek dan hari ini saya pimpin langsung karena Palabuhanratu ikon Sukabumi," beber AKBP M Lukman Syarif.

BACA JUGA : Fakta Penemuan Benda Asing di Perairan Ujunggenteng Sukabumi Diduga Alat Penting Dari Kapal Selam

Ruas Jalan Siliwangi setiap sore dipadati pedagang makanan khas Ramadan, kepada awak media Lukman Syarif memastikan tidak ada larangan bagi masyarakat untuk menjual maupun membeli takjil persiapan berbuka puasa.

Namun Lukman menegaskan, protokol kesehatan (prokes) harus tetap diperhatikan dan diterapkan oleh penjual maupun pembeli guna mencegah penyebaran Covid-19.

"Kita ingin masyarakat tertib, menjelang buka puasa mereka boleh membeli takjil namun tetap menerapkan prokes dengan menjaga jarak tidak berkerumun, memakai masker dan penjualnya pun harus savety.

"Toko-toko yang ada sekitaran jalan Siliwangi ini juga kita cek, apakah mereka sudah menerapkan protokol kesehatan, apa mereka sudah siap menerima pengunjung dengan prokes kesehatan, kalau belum kita ingatkan," tegasnya.

"Kepada semua pemilik toko yang berada di wilayah ini. Bukan kita melarang berjualan namun kita memperingatkan harus tetap menjaga prokes kesehatan karena bukan ranah polisi untuk melarang." pungkasnya.(*)

SUKABUMI TERKINI