Kebakaran di Sagaranten Pemilik Rumah Sedang Berkunjung ke Tempat Kerabat di Sukabumi

Selasa, 27 April 2021 - 22:32 WIB
Kebakaran di Sagaranten Pemilik Rumah Sedang Berkunjung ke Tempat Kerabat di Sukabumi
Kebakaran di Sagaranten Pemilik Rumah Sedang Berkunjung ke Tempat Kerabat di Sukabumi

TatarSukabumi.ID - Nasib nahas menimpa warga Kampung Puncak Batu, RT 11/02, Desa Puncak Manggis, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi.

Mumud Bin Tarmidi (50) bersama 3 penghuni rumah lain malam ini terpaksa mengungsi dari rumah kediamannya, Selasa (27/4/2021).

Hal ini disebabkan rumah yang dihuni 4 jiwa ludes terbakar bersama seluruh isinya pada Senin (26/4) pukul 23.00 WIB tadi malam.

BACA JUGA : Gempa Terkini Sukabumi Tidak Berpotensi Tsunami

Kepada TatarSukabumi.ID, H Mumud, Anggota BPD Desa Puncak Manggis, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, membenarkan peristiwa yang menimpa warganya.

Pria yang memiliki nama sama dengan pemilik rumah yang ludes terbakar mengungkapkan, penyebab kebakaran diduga akibat arus pendek listrik.

"Rumah panggung dengan ukuran 6 meter panjang 12 meter ini dihuni satu keluarga dengan empat jiwa.

"Kejadiannya sekitar pukul sebelas tadi malam. Atas peristiwa ini, Korban sementara mengungsi di rumah kerabatnya," ungkap BPD Puncak Manggis, Selasa (27/4).

BACA JUGA : Kebakaran di 2 Desa Kecamatan Ciracap Sukabumi

Saat kejadian, sambung Mumud, rumah dalam keadaan kosong ditinggalkan penghuni yang sedang berkunjung ke rumah kerabat.

Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa ini, namun seluruh bangunan semi permanen dan isinya ludes terbakar. Kerugian materil ditafsir mencapai 50 juta rupiah.

"Tidak ada korban jiwa, penghuni sedang berkunjung ke Sukabumi ke rumah saudaranya," ungkap Mumud.

BACA JUGA : Penyebab Daihatsu Xenia Tabrak Truk di Jalan Palabuhanratu - Kiaradua

Lebih jauh Mumud menjelaskan kronologi kejadian, kobaran Api membakar bangunan rumah pertama diketahui oleh warga yang sedang melaksanakan ronda malam itu.

"Api pertama dilihat Herlan yang sedang kumpul di Pos Ronda, terdengar seperti bunyi suara petasan, saat di-cek warga, api sudah berkobar," kata Mumud.

"Tak banyak yang bisa dilakukan warga karena api sudah terlalu besar, Api baru bisa dikuasai oleh Petugas Damkar," sambung Dia.(*)

SUKABUMI TERKINI