Dinas Perindustrian ESDM Kabupaten Sukabumi Manfaatkan Dana CSR Perusahaan Bangkitkan Ekonomi Berbasis Kerakyatan

Jumat, 09 April 2021 - 10:37 WIB
Dinas Perindustrian ESDM Kabupaten Sukabumi Manfaatkan Dana CSR Perusahaan Bangkitkan Ekonomi Berbasis Kerakyatan
Dinas Perindustrian ESDM Kabupaten Sukabumi Manfaatkan Dana CSR Perusahaan Bangkitkan Ekonomi Berbasis Kerakyatan

TatarSukabumi.ID - Seiring dengan visi misi Bupati Sukabumi periode 2021 – 2026 dalam mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang religius, maju dan inovatif menuju masyarakat sejahtera lahir batin, Dinas Perindustrian mengemban tugas penting untuk turut andil dalam mensukseskan visi misi tersebut.

Hal ini diungkap Yana Chepiana selaku Kepala Bidang Industri Agro pada
Dinas Perindustrian Dan Energi Sumber Daya Mineral (DP-ESDM) Kabupaten Sukabumi.

Menurut Yana, sejalan dengan misi ke-dua Bupati terpilih, dalam meningkatnya produktivitas dan daya saing ekonomi berbasis agribisnis dan pariwisata berkelanjutan dengan prioritas pembangunan Pengembangan komoditas unggulan melalui hilirisasi dan perluasan akses pasar.

BACA JUGA : Banyak Tanah Terlantar di Sukabumi, Iyos Somantri : Harus Diselesaikan Izinnya Agar Bisa dimanfaatkan Masyarakat

Salah satu upaya untuk merealisasikan target pembangunan yang tertuang dalam RPJMD, Dinas Perindustrian dan ESDM Kabupaten Sukabumi membuat terobosan dengan mengkolaborasikan dana CSR perusahaan dalam kinerja pembangunan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Tahun 2021ini Kami bekerjasama dengan PT  SCG dan PT TSS untuk mengembangkan ekonomi produktif masyarakat di 5 desa yang berbatasan langsung dengan perusahaan," ungkap Yana Chepiana kepada TatarSukabumi.ID, Jumat (9/4).

Lebih jauh Yana menjelaskan, adapun ekonomi kreatif yang akan didorong di tahun anggaran 2021 melalui dana CSR dari PT Siam Cement Group dan PT Tambang Semen Sukabumi di 5 Desa meliputi pengembangan sektor wisata Karangpara, pengembangan peternakan ayam kampung dan lebah madu milik masyarakat Desa Kebonmanggu, Kecamatan Gunungguruh.

Ekonomi kreatif  di Desa Wangunreja berupa pengembangan jamur tiram, sementara di Desa Tanjungsari  meliputi industri kreatif produksi Rangining, IKM Tahu, Keripik Kartini, Pengembangan Lebah Madu dan penggemukan sapi.

BACA JUGA : Pandangan Fraksi - Fraksi DPRD Kabupaten Sukabumi Terhadap RPJMD Penjabaran Visi Misi Marwan - Iyos

Sementara di Desa Sirnaresmi, Dinas Perindustrian akan mendorong IKM Keripik Bonja, IKM Batu Cobek berkarakter, Pengembangan Beras Sehat, dan pengembangan Bank Sampah, dan untuk Desa Sukamaju, sektor perindustrian masyarakat akan di fokuskan kepada IKM makanan ringan pengembangan lele dan pengembangan ternak ayam.

"Sinergi kegiatan ekonomi produktif tidak hanya melibatkan DP-ESDM juga Dinas teknis lainnya termasuk Dinas Kehutanan Propinsi," ungkap Yana.

"Tujuan sinergi antara dana CSR dengan tugas dinas adalah untuk memfasilitasi pembinaan lanjutan pasca CSR termasuk fasilitasi legalitas serta fasilitasi pemasaran produk," sambung Dia.

Tidak menutup kemungkinan kedepan pasca CSR ini ada bantuan pemerintah dalam bentuk lain yang dibiayai oleh APBD sehingga para pelaku usaha ekonomi produktif binaan SCG dan TSS bisa menjadi pelaku usaha mandiri dan berkelanjutan, selanjutnya mereka bisa membina pelaku IKM lain." beber Yana.(*)

SUKABUMI TERKINI