Pertama di Sukabumi Perumahan Gunung Walat Green Hill Cibadak Latih Warga Jadi Pemadam Kebakaran

Kamis, 08 April 2021 - 21:35 WIB
Pertama di Sukabumi Perumahan Gunung Walat Green Hill Cibadak Latih Warga Jadi Pemadam Kebakaran
Pertama di Sukabumi Perumahan Gunung Walat Green Hill Cibadak Latih Warga Jadi Pemadam Kebakaran

TatarSukabumi.ID - Developer Perumahan Gunung Walat Green Hill bekerjasama dengan  Pos Damkar II Cibadak Kabupaten Sukabumi menggelar simulasi penanganan kebakaran bagi warga Perumahan, Kamis (8/4/2021).

Tidak hanya jajaran Security Perumahan, simulasi ini juga diikuti oleh Jajaran Pengembang dan Warga Perumahan Gunung Walat Green Hill yang berada di kawasan Ruas Jalan Sukabumi - Bogor, Desa Batununggal, Kecamatan Cibadak.

"Kami dari perumahan Gunung Walat Green Hill bekerjasama dengan Pos Damkar II Cibadak inisiasi pelatihan pemadam kebakaran, kegiatan ini juga dihadiri jajaran Koramil 0711 Cibadak, Polsek Cibadak, dan warga Perumahan.

"Menjelang bulan Ramadhan biasanya saat masak malam, api-nya kelupaan (dimatikan) hingga berpotensi kebakaran, atas dasar itu kami menghubungi Damkar untuk memberikan pelatihan kepada warga agar tidak terjadi hal hal yang tak diinginkan," ungkap Rio Fariska, Humas Perumahan Gunung Walat Green Hill, Kamis (8/4).

Tindak lanjut lainnya, Pihak Developer telah menyiapkan sejumlah Apar (Alat Pemadam Api Ringan) disejumlah titik Perumahan Gunung Walat Green Hill Cibadak guna memberikan rasa aman kepada warga Perumahan.

"Kami menyiapkan Apar disejumlah titik. Jadi kalau misal terjadi hal yang tak diinginkan Kami bisa menanggulangi sendiri sebelum menghubungi Damkar.

"Untuk warga masyarakat jika terjadi kebakaran jangan panik, bisa memadamkan api sendiri secara manual seperti yang tadi di simulasikan sehingga api tidak membesar, pun jika api membesar kami akan cepat menghubungi Damkar," jelas Rio.

BACA JUGA : Kapolri Minta Maaf dan Cabut Telegram Larangan Media Tayangkan Kekerasan Polisi

Ditempat yang sama Kepala Pos Damkar II Cibadak, Dedi Mulyadi kepada TatarSukabumi.ID menyatakan apresiasi kepada Developer Gunung Walat Green Hill yang telah memfasilitasi warga Perumahan mendapat pengenalan, materi hingga simulasi penanganan api.

Terlebih sambung Dedi, potensi kebakaran cukup besar terjadi di bulan Ramadhan.

Pasalnya, dengan jadwal kegiatan beribadah yang cukup padat di bulan suci ditambah kondisi tubuh puasa, menyajikan makanan sahur saat mata masih mengantuk dan menyajikan makanan untuk berbuka puasa terkadang mengakibatkan seseorang lupa mematikan alat masak, merupakan sejumlah penyebab pemicu terjadinya kebakaran di bulan puasa.

Tidak hanya itu, di musim Mudik Lebaran, potensi kebakaran pun cukup tinggi, kondisi rumah kosong ditinggal mudik penghuni, arus pendek listrik merupakan salah satu penyebab kebakaran yang sering ditemui dari sejumlah kasus yang terjadi.

"Di bulan Ramadhan masyarakat supaya lebih siap siaga, mengingat potensi kebakaran cukup meningkat di bulan puasa.

"Saat ini Kami menjelaskan cara-cara mengantisipasi kebakaran khususnya bagi Ibu rumah tangga, bagaimana mengantisipasi kebocoran tabung gas elpiji, bagaimana cara memadamkan api secara manual, maupun bagaimana cara menggunakan alat pemadam api ringan (Apar)," jelas Dedi kepada TatarSukabumi.ID, Kamis (8/4).

BACA JUGA : Jelang Reposisi Pejabat Pemkab Sukabumi, Marwan : Pejabat Tidak Mau Berubah Pindahkan

Dari pantauan TatarSukabumi.ID, Petugas Damkar memberikan pelatihan khusus memadamkan kobaran api kepada Security Gunung Walat Green Hill, tidak hanya itu, sejumlah Penghuni Perumahan cukup antusias mencoba teknik memadamkan api dalam simulasi ini.

Hal yang paling menarik saat Petugas Damkar memberi materi tentang tabung Gas, terjadi interaksi dari warga setempat yang sangat antusias, warga perumahan Gunung Walat mengaku akhirnya dapat memahami cara penggunaan gas yang baik dan benar, cara penanggulangan bila terjadi kebocoran, hingga antisipasi dan cara memadamkan api akibat kebocoran gas.

"Tadi saya langsung coba teknik memadamkan api dari kebocoran gas hanya dengan jari, hingga memadamkan api yang berkobar besar hanya dengan kain basah.

"Awalnya takut, tapi dengan niat ingin belajar dan ingin bisa akhirnya saya coba. Simulasi ini bagus sekali jadi tambah ilmu baru satu kali ini saya ikut pelatihan ini," ungkap Robiatun, Ibu rumah tangga Perumahan Gunung Walat Green Hill Cibadak.(*)

SUKABUMI TERKINI