Tika Rustika Somantri Sambangi Pusat Rehabilitas Korban Napza di Warungkiara Sukabumi

Selasa, 06 April 2021 - 18:55 WIB
Tika Rustika Somantri Sambangi Pusat Rehabilitas Korban Napza di Warungkiara Sukabumi
Tika Rustika Somantri Sambangi Pusat Rehabilitas Korban Napza di Warungkiara Sukabumi

TatarSukabumi.ID - Tika Rustika Somantri bersama Unsur Kecamatan Warungkiara melaksanakan kunjungan kerja di Yayasan Institusi Penerima Wajib Lapor ( IPWL) Al-karomah di Jalan Palabuhanratu nomor 30, Desa/Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Selasa (6/5/2021).

Istri Wakil Bupati Sukabumi ini berikan sejumlah bantuan kepada Yayasan yang bergerak di sektor rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan Napza (Narkotika Psikotropika Zat Adiktif).

Pendiri Yayasan IPWL Al-Karomah, Panpan Afandi sekilas sampaikan, menyatakan apresiasi atas kunjungan Ibu Wakil Bupati Sukabumi.

BACA JUGA : Implementasi Perpres Nomor 12 Tahun 2021 Tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Kabupaten Sukabumi

Menurut Panpan Afandi, Yayasan Al-karomah telah berdiri sejak tahun 2004 silam, saat ini sedikitnya 20 orang warga binaan asal Sukabumi masih menjalani rehabilitasi di yayasan sosial ini.

"Tidak dapat dipungkiri masih banyak kekurangan dan kendala yang ditemui dalam hal operasional yayasan.

"Minimnya program pemerintah dalam hal pengembangan sumber daya manusia warga binaan, harapan kedepan diberikan program pengembangan ekonomi kreatif ataupun pelatihan usaha
agar setelah pulih, mereka selanjutnya dapat menjalani kehidupan secara normal dan tidak mengulang kembali masa kelamnya," ungkap Panpan, Selasa (6/4).

BACA JUGA : Majelis Hakim Ketuk Palu Hukuman Mati Terdakwa Kasus Sabu di Sukaraja Sukabumi

Meski dengan segala kekurangan dan hambatan yang dihadapi, Panpan mengaku hal tersebut tidak menyurutkan semangat Yayasan Al-karomah dalam menjalankan misi sosial kemanusiaan ini.

Disinggung metode pemulihan yang dilakukan Yayasan Al-karomah kepada warga binaannya, Panpan menyebut beberapa metode diberikan bagi pemulihan korban Napza ini.

"Metode yang digunakan yaitu melalui Amaliah (amalan) beribadah guna menggugah kejiwaan mereka.

"Metode lainnya, dalam setiap bulan dijalankan program support family (dukungan keluarga). Hal ini yang paling utama sebagai persiapan mental setelah mereka selesai ikuti rehabilitasi juga dinyatakan telah pulih dari ketergantungan penggunaan Napza," jelas Panpan Afandi yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Warungkiara.

BACA JUGA : Penyebab Kecelakaan dan Macet Ruas Jalan Sukabumi - Bogor Koramil 0711 Cibadak Turun Tangan

Ditempat yang sama, Sekretaris Kecamatan Warungkiara, Unang Suryana kepada TatarSukabumi.ID menyebut kehadiran Istri Wakil Bupati Sukabumi memberi bantuan sembako kepada warga binaan.

"Tadi Ibu Wabup menyampaikan bahwa hal ini merupakan bentuk kepedulian dan bukti hadirnya pemerintah bagi masyarakat yang sedang menjalani rehabilitasi korban penyalahgunaan narkoba.

"Bila selanjutnya ada hal yang dibutuhkan untuk pelatihan, pembinaan kerja, atau kreativitas selanjutnya bisa ditindaklanjuti dan dibantu oleh pihak Kecamatan." jelas Unang.(*)

SUKABUMI TERKINI