Muscab Pertama Diaga Muda Indonesia, Dewex Sapta : Kita Mitra Kerja Sekaligus Mitra Kritis Pemerintah

Minggu, 04 April 2021 - 19:40 WIB
Muscab Pertama Diaga Muda Indonesia, Dewex Sapta : Kita Mitra Kerja Sekaligus Mitra Kritis Pemerintah
Muscab Pertama Diaga Muda Indonesia, Dewex Sapta : Kita Mitra Kerja Sekaligus Mitra Kritis Pemerintah

TatarSukabumi.ID - Organisasi Masyarakat (Ormas) Diaga Muda Indonesia Sukabumi Raya menggelar Muscab (Musyawarah Cabang) pertama di tahun 2021, Minggu (4/4/2021).

Dewan Pendiri Diaga Muda Indonesia, Edi Rizal Agusti kepada awak media disela acara menyatakan, dengan hasil Muscab pertama ini seluruh Dewan Pimpinan Cabang Kota dan Kabupaten Sukabumi dapat merealisasikan fungsi organisasi sebagai bagian penting dalam turut berperan serta mengawal pembangunan.

Kepada jajarannya Edi mengingatkan untuk tidak lepas kendali namun turut serta berperan aktif dalam pengawasan pembangunan.

"Jangan sampai lost control, Diaga harus dapat bergandeng tangan dengan seluruh pihak, terutama harus menjadi bagian dari fungsi kontrol mengawasi pelaksanaan penyelenggaraan kinerja negara atau pemerintah," ungkap Edi Rizal, Minggu (4/4).

BACA JUGA : Intip Konsep Desain Jembatan Gantung Terkeren di Jawa Barat Akan Dibangun di Sukabumi

Di tempat yang sama, Ketua DPC Diaga Muda Indonesia, Dewex Sapta Anugerah kepada awak media menyampaikan, sejak berdiri 7 tahun lalu,  Diaga melaksanakan Muscab dengan sejumlah pembahasan diantaranya peleburan dua wilayah Kabupaten dan Kota Sukabumi.

Pembahasan lainnya adalah merumuskan program strategis organisasi kedepan dan melakukan evaluasi atas keaktifan kepengurusan maupun anggota Diaga.

"Hal penting lain dalam pembahasan Muscab, sebagaimana kita ketahui kondisi saat ini dikhawatirkan terbentuknya penyebaran dualisme, ini menjadi PR (pekerjaan rumah) kita kedepan agar Diaga Muda Indonesia dapat mengcounter narasi yang digaungkan kelompok faham radikalisme anti toleran dan anti Pancasila," ungkap Dewex.

Di tahun pertama roda Pemerintahan Bupati Sukabumi, Marwan Hamami - Iyos Somantri, Ketua Diaga kepada awak media menyatakan sikap.

"Diaga akan mengawal penuh pemerintahan Marwan Iyos tentunya kita bisa menjadi mitra kerja, namun disisi lain kita juga akan menjadi mitra kritis bagi pemerintahan ketika ada program tidak sesuai RPJMD dan janji politik ketika kampanye," tegasnya.

BACA JUGA : Presiden Jokowi Santuni Wanita Warga Sukabumi yang Suaminya Ditangkap Densus 88

Lebih jauh Kepada awak media Dewex Sapta menyatakan, jumlah massa Diaga saat ini mencapai ribuan orang yang tersebar pada sedikitnya 32 Kecamatan di Kabupaten Sukabumi dan 4 di Kecamatan Kota Sukabumi.

"Jumlah anggota diangka sekitar tiga ribu sampai lima ribu dilengkapi KTA ada artinya kita sudah menyebar. Untuk struktur kepengurusan dari 47 kecamatan Diaga sudah membentuk 32 PAC sedangkan untuk kota sudah 4 PAC ," ungkapnya.

Masih kata Dia, sesuai intruksi Dewan Pembina, sebagai Organisasi Diaga wajib menjaga nalar kritis untuk memberikan kontribusi pemikiran ke arah kemajuan.

"Bukan hanya bisa ngomong saja atau dalam bahasa sunda ulah noroweco wae.

"Tapi berikan pemikiran positif dalam rangka persiapkan gelombang ekonomi di Sukabumi." tandasnya.(*)

SUKABUMI TERKINI