Tim Anti Teror Densus 88 Bersenjata Lengkap Kepung Rumah di Bojonggenteng Sukabumi

Senin, 29 Maret 2021 - 19:45 WIB
Tim Anti Teror Densus 88 Bersenjata Lengkap Kepung Rumah di Bojonggenteng Sukabumi
Tim Anti Teror Densus 88 Bersenjata Lengkap Kepung Rumah di Bojonggenteng Sukabumi

TatarSukabumi.ID - Datasemen khusus anti teror Densus 88 bersama puluhan personel Polres Sukabumi melakukan penggeledahan di salah satu rumah warga di Kampung Limbangan, RT 14/03, Desa Cibodas, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (29/3/2021).

Dari pantauan TatarSukabumi.ID dilokasi kejadian puluhan personil Kepolisian yang dilengkapi senjata api dan rompi anti peluru ini mengepung gang sempit dengan target rumah yang diketahui diisi oleh 3 jiwa ini.

Kapolres Sukabumi, AKBP M Lukman Syarif yang turun langsung memimpin anak buahnya dilokasi kejadian kepada TatarSukabumi.ID angkat suara.

"Kami back-up rekan rekan Densus 88 untuk melakukan penggeladahan terkait tersangka yang diamankan Densus 88 tadi siang di Jakarta di ITC Mangga dua," ungkap AKBP Lukman, Senin (29/3/2021).

BACA JUGA : 20 Suku dan Ormas Terbanyak di Indonesia, Kesbangpol Antisipasi Potensi Konflik di Sukabumi

Lebih jauh Kapolres menyatakan Kepolisian tengah melakukan penggeledahan terhadap rumah warga yang menjadi target Densus 88.

"Saat ini kami melakukan penggeladahan di rumah orang tua sekaligus yang ditinggali oleh terduga yang ditangkap di Jakarta," singkat Kapolres.

Sementara itu, ditemui di Kampung Limbangan, Sekretaris Desa Cibodas, Alex Solihin kepada awak media menyatakan rumah yang menjadi target Densus 88 dihuni oleh 3 jiwa, sementara terduga yang diamankan Polisi Datasemen khusus anti teror ini merupakan warga pendatang bukan penduduk asli setempat.

"Yang saya tahu orang tersebut merupakan pendatang baru, yang tinggal di rumah pak Abas.

"Tinggal di rumah pak Abas sama yang ini (terduga yang telah diamankan) ada 3 orang," jelas Alex.

BACA JUGA : Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar, Kapolri : Kami Sedang Dalami Pelakunya

Disinggung awak media identitas dan asal usul terduga, Sekretaris Pemerintahan Desa ini mengaku tidak mengetahuinya.

Menurut Alex mereka setidaknya 1 tahun terakhir mendiami rumah tersebut, dan aktifitas maupun mata pencarian mereka pun tidak diketahui warga.

"Cuma kalau dari mana mananya saya juga kurang ngerti gak paham, tinggal disini sudah lama juga sih kurang lebih satu tahun

Kegiatan sehari hari warga setempat juga tidak mengetahui." Ungkap Alex Solihin.(*)

SUKABUMI TERKINI