Rapat Koordinasi Kebencanaan Presiden Joko Widodo BNPB dan Bupati Sukabumi

Rabu, 03 Maret 2021 - 19:54 WIB
Rapat Koordinasi Kebencanaan Presiden Joko Widodo BNPB dan Bupati Sukabumi
Rapat Koordinasi Kebencanaan Presiden Joko Widodo BNPB dan Bupati Sukabumi

TatarSukabumi.ID - Presiden Joko Widodo menggelar rapat koordinasi penanggulangan bencana tahun 2021 melibatkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan seluruh Kepala Daerah di Indonesia.

Untuk Kepala Daerah rapat koordinasi kebencanaan dilangsungkan secara virtual, di Gedung Pendopo Sukabumi, Mawan Hamami bersama Unsur Forkopimda mengikuti rakor ini, Rabu (3/3/2021).

Presiden Jokowi menekankan, aspek pencegahan dan mitigasi sebagai salah satu upaya dalam mengurangi resiko bencana harus disiapkan oleh seluruh Pihak.

"Jangan hanya reaktif saat ada bencana. Tapi harus mempersiapkan diri dalam mengantisipasi bencana," ungkap Joko Widodo seperti dikutip TatarSukabumi.ID, Rabu (3/3).

BACA JUGA : Wacana Nabung 100 M Dana Cadangan Pilkada 2024 dan Pembentukan Daerah Otonomi Baru

Lebih jauh menurut Presiden, Indonesia merupakan daerah berpotensi rawan bencana, bahkan di tahun lalu, tercatat lebih dari 3000 bencana terjadi di Indonesia.

"Tantangan ini harus kita hadapi. Maka dari itu, kebijakan nasional dan daerah harus sensitif terhadap kerawanan bencana," tegasnya.

Kebijakan mengurangi reaiko bencana, sambung Jokowi, harus terintegrasi dari hulu ke hilir, tidak boleh ada ego sektoral maupun daerah.

"Jangan disibukan dan sibuk membuat aturan, sebab paling utama pelaksanaan di lapangan," ungkapnya.

BACA JUGA : Muscab PKB Kabupaten Sukabumi 2021

Jokowi mengingatkan, pentingnya fungsi manajemen tanggap darurat termasuk didalamnya kemampuan rehabilitasi dan rekontruksi cepat pasca bencana.

"Sistem peringatan dini harus dicek terus agar berfungsi dengan baik dan akurat. Sebab, kecepatan adalah kunci menyelamatkan dan mengurangi jatuhnya korban," ungkap Joko Widodo.

Hal penting lainnya, Presiden meminta seluruh pihak terkait memberi edukasi dan literasi tentang kebencanaan kepada masyarakat termasuk rutin melakukan simulasi di lokasi rawan bencana.

"Sehingga masyarakat siap, ketika menghadapi bencana," tandasnya.

BACA JUGA : Angkot 09 Cibadak Cicurug Amblas Terseret Longsor

Sementara itu dari Gedung Pendopo Sukabumi, Bupati Sukabumi, Marwan Hamami menyatakan Sukabumi merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi kerawanan bencana.

Menurut Marwan, nyaris seluruh kecamatan di Kabupaten Sukabumi masuk kategori rawan bencana.

Atas dasar itu, sambung Bupati, seluruh unsur terkait penanggulangan bencana di Kabupaten Sukabumi dipastikan harus selalu siap setiap waktu.

"Kita selalu siap tanggap bencana setiap waktu, Bahkan, alat pendeteksi dini bencana pun telah terpasang di beberapa titik oleh BNPB. Alat tersebut selalu dikontrol agar tidak rusak." ungkap Marwan Hamami.(*)

SUKABUMI TERKINI