Kronologi Remaja Tewas Tersambar Petir di Sukabumi

Selasa, 02 Maret 2021 - 20:49 WIB
Kronologi Remaja Tewas Tersambar Petir di Sukabumi
Kronologi Remaja Tewas Tersambar Petir di Sukabumi

TatarSukabumi.ID - Seorang remaja tewas tersambar petir sekitar pukul 15.00 WIB sore tadi, Selasa (2/3/2021).

Korban merupakan Dani Muldani, warga Kampung Babakan Baru, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi.

Korban meninggal dunia hanya berjarak kurang lebih 200 meter dari rumah kediamannya.

BACA JUGA : Begal Brutal di Lengkong Jambret Korban Hingga Jatuh Dari Motor

Informasi yang berhasil dihimpun wartawan TatarSukabumi.ID dari rumah duka, sejumlah saksi menyebut korban tersambar petir usai bermain Kolecer atau kincir angin yang terbuat dari bambu.

Kepala Desa Cisarua, Kosasih, saat ditemui di rumah duka kepada TatarSukabumi.ID membeberkan kronologi warganya yang meninggal dunia akibat tersambar petir.

Menurut Kosasih, Korban bersama ketiga teman lainnya tengah mencari bambu sebagai bahan pembuatan Kolecer.

Masih kata Kosasih, saat mencari bambu, hujan turun cukup lebat hingga keempatnya berteduh dibawah pohon.

BACA JUGA : Gelombang Tinggi Air Laut Meluap di Palabuhanratu Sukabumi

Saat hujan mereda keempat remaja warga Kampung Babakan Baru ini beranjak pulang, namun nahas Dani tersambar petir saat berjalan pulang.

"Anak anak ini berempat, 3 pria 1 wanita, sudah kebiasaan warga Kami setiap musim angin besar suka main Kolecer," ujar Kosasih.

Halaman Selanjutnya >>>>

SUKABUMI TERKINI