Yudi Suryadikrama : Jangan Ada Sosok Titipan Dewas dan Direksi Perumda Kabupaten Sukabumi

Kamis, 25 Februari 2021 - 11:40 WIB
Yudi Suryadikrama : Jangan Ada Sosok Titipan Dewas dan Direksi Perumda Kabupaten Sukabumi
Yudi Suryadikrama : Jangan Ada Sosok Titipan Dewas dan Direksi Perumda Kabupaten Sukabumi

TatarSukabumi.ID - 10 calon nama telah dinyatakan lolos dalam seleksi calon Dewan Pengawas Perusahaan Umum Daerah (Perumda) AM-TJM (Air Minum Tirta Jaya Mandiri) Kabupaten Sukabumi.

Tahapan selanjutnya, ke-10 calon yang akan menjadi anggota Dewan Pengawas (Dewas) pada perusahaan air minum milik Pemkab Sukabumi ini akan menempuh uji kelayakan dan kepatutan (UKK).

Pada Selasa (26/2) besok, mereka akan menjalani test psikologi, tahapan selanjutnya mengikuti test tertulis pada 2 Maret mendatang dan presentasi makalah pada 9 dan 10 Maret 2021.

BACA JUGA : Kursi Panas Ketua DPC PPP Kabupaten Sukabumi Andri Hidayana Calon Terkuat

Tidak hanya seleksi Dewan Pengawas pada Perumda AM-TJM, terdapat dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Sukabumi yang juga melakukan penjaringan untuk mengisi kekosongan Direksi Perusahaan Umum Daerah Aneka Tambang dan Energi (Perumda ATE) dan Dewan Pengawas dan Direksi Perusahaan Umum Daerah Agro Sukabumi Mandiri (Perumda ASM).

Menanggapi penjaringan Dewas maupun Direksi 3 BUMD milik Pemkab Sukabumi, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudi Suryadikrama, menyatakan sosok yang nantinya terpilih merupakan Putera Puteri terbaik yang dapat memberi dampak positif untuk kemajuan perusahaan.

"Yang dibutuhkan oleh tiga Perumda yang memiliki potensi luar biasa, haruslah orang yang mumpuni di bidangnya.

"Selanjutnya serius jalankan amanah dengan bekerja keras, sehingga segala potensi dapat lebih digali untuk kepentingan masyarakat Sukabumi," ungkap Yudi Suryadikrama.

BACA JUGA : BMKG : Potensi Siklon Tropis Pertumbuhan Awan Cumulonimbus Gelombang Tinggi Laut Hingga Potensi Cuaca Ekstrem

Kepada Pansel (Panitia Seleksi) Penjaringan Dewas dan Direksi, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi meminta Pansel untuk bekerja secara optimal dan profesional, sehingga sosok yang terpilih nantinya memiliki karakteristik, berkemampuan dengan akademisi sesuai di bidangnya.

"Ini akan menjadi tolak ukur barometer keberhasilan Perumda. Hindari orang titipan karena ini bukan politis," tegas Yudi Suryadikrama.

Jika Pansel ada main sabun dalam seleksi ini, Yudi menyatakan ada sanksi berat menanti.

"Kendati manusia tidak sempurna, namun minimal harus ada upaya dan keinginan untuk kemajuan Sukabumi dengan 3 Perumda ini.

"Maka bila memilih sosok yang tidak layak, maka mereka harus bertanggungjawab kepada seluruh Masyarakat Kabupaten Sukabumi, karena hukum moral itu yang paling berat." tandasnya.(*)

SUKABUMI TERKINI