Video Amatir Penyebab Pelaku Nekad Habisi Tetangga Lalu Dikubur Dibelakang Rumahnya Sendiri

Senin, 22 Februari 2021 - 10:04 WIB
Video Amatir Penyebab Pelaku Nekad Habisi Tetangga Lalu Dikubur Dibelakang Rumahnya Sendiri
Video Amatir Penyebab Pelaku Nekad Habisi Tetangga Lalu Dikubur Dibelakang Rumahnya Sendiri

TatarSukabumi.ID - Pengakuan mencengangkan! Sebuah video amatir berdurasi 2.02 menit, seorang pria secara gamblang mengaku telah melakukan pembunuhan.

"Ieumah narimakeun salah (Saya mengaku salah), telah melakukan pembunuhan terhadap si Mbak," ungkap Pelaku dihadapan sejumlah warga lain yang selanjutnya direkam dalam sebuah video.

Lebih jauh didalam video tersebut, Pelaku daalam bahasa Sunda mengaku telah menghabisi korban seorang diri tanpa bantuan siapapun.

"Sorangan tampa sasaha. Teu aya nu lain. Teu aya nu nitah (sendiri tanpa bantuan orang lain, tidak ada yang suruh)," lanjut pengakuan pria yang diketahui berinisial P usia 30 tahun.

BACA JUGA : Diluar Dugaan! P Warga Cikidang Sukabumi Akui Telah Melakukan Pembunuhan

Dalam video yang sama, Pelaku mengaku telah menghabisi korban disebabkan oleh permasalahan hutang piutang.

"Hutangna opat juta ngan terus ngagedean, bunga perhari cepe terus ngagedean jadi urang bingung ( Hutangnya 4 juta rupiah dengan bunga perhari 100 ribu rupiah, hutang semakin besar hingga saya bingung)," jelas P dalam pengakuannya.

BACA JUGA : Kerangka Manusia Diduga Korban Pembunuhan Ditemukan di Cikidang Sukabumi

Pengakuan dalam video berdurasi pendek ini terungkap setelah pada Jumat (19/2/2021) kemarin, warga RT 03/RW 07 Kampung Cimapag, Desa Bumisari Kecamatan Cikidang, Sukabumi, temukan tulang belulang kerangka manusia yang di kubur dibelakang rumah.

Diduga kuat, tulang tubuh manusia yang ditemukan oleh warga ini merupakan Kasinem yang sempat dikabarkan hilang dalam kurun waktu 1 tahun terakhir.

Kepala Desa Bumisari, Sholihudin kepada TatarSukabumi.ID di lokasi temu kerangka manusia mengungkapkan jika sebelumnya mendapat laporan hilangnya Kasinem wanita yang kerap disapa Mbak oleh warga sekitar.

Setelah menerima laporan, Kades mengintruksikan jajarannya untuk mencari tahu keberadaan korban dari orang-orang yang mengenal korban yang dinyatakan hilang, serta mengecek barang milik korban didalam rumah.

"Ternyata sejumlah barang (Korban) yang sempat diperiksa ada lalu menjadi tidak ada (hilang)," ujar Sholihudin kepada TatarSukabumi.ID, Minggu (21/2/2021).

BACA JUGA : KPK Sita Barang Bukti Aset Vila dan Tanah di Sukabumi Dalam Kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi Mantan Menteri KKP

Setelah mengetahui ada sejumlah barang di rumah Kasinem hilang, Kades memerintahkan Karang Taruna, Linmas dan RT untuk mencari tahu apakah ada barang yang tercecer dijual kepada warga.

"Setelah ditelusuri, ternyata ketemu, ada sejumlah warga mengaku membeli barang milik Korban," kata Dia.

Kecurigaan mulai mengerucut, pasalnya, seluruh warga yang membeli barang milik Kasinem berasal dari P, tetangga sekaligus orang dekat Korban, P kerap bantu bantu di rumah Korban.

Pada hari Sabtu (20/2) kemarin, Kades intruksikan jajarannya untuk mengawasi P.

"Tadinya kita mau menanyakan bener tidak dia menjual barang (milik korban)

"Tapi diluar dugaan, belum ditanya (masalah barang), P sudah mengaku dialah orang yang membunuh (Kasinem)," jelas Kades.(*)

SUKABUMI TERKINI