3 Wanita Calon Pekerja Migran Indonesia Asal NTB Diselamatkan Petugas Dari Rumah Kontrakan di Sukaraja Sukabumi

Jumat, 19 Februari 2021 - 14:56 WIB
3 Wanita Calon Pekerja Migran Indonesia Asal NTB Diselamatkan Petugas Dari Rumah Kontrakan di Sukaraja Sukabumi
3 Wanita Calon Pekerja Migran Indonesia Asal NTB Diselamatkan Petugas Dari Rumah Kontrakan di Sukaraja Sukabumi

TatarSukabumi.ID - Pemerintah Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi mengambil langkah mengamankan 3 wanita asal Nusa Tenggara Barat (NTB) dari sebuah rumah kontrakan yang berada di Kampung Ciseke RT 01/RW 04, Desa Cikaret, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (19/2/2021).

Langkah pengamanan kepada 3 wanita asal NTB ini diambil Pemerintah Kecamatan Kebonpedes sebagai bentuk penyelamatan, mengingat mereka diduga merupakan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang akan dikirim ke sejumlah Negara di Timur Tengah.

"Mereka itu adalah Korban, kami mengambil langkah membawa mereka untuk menyelamatkan mereka, saat ini mereka dalam kondisi shock ketakutan," ungkap Ali Iskandar, Jumat (19/2).

BACA JUGA : KPK Sita Barang Bukti Aset Vila dan Tanah di Sukabumi Dalam Kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi Mantan Menteri KKP

Lebih jauh menurut Ali Iskandar, informasi yang sebelumnya diterima Pihak Kecamatan, terdapat 13 orang wanita yang diduga CPMI asal luar Pulau Jawa yang ditempatkan di 4 ruangan rumah kontrakan.

"Informasinya total ada 13 orang, mereka ditempatkan di kontrakan dua lantai, di kamar nomor 4 dan 5 lantai atas, dan  kontrakan nomor 14 dan 17 dilantai bawah," terang Ali Iskandar.

Pengelola tenaga kerja PMI (perusahan) diduga telah mengendus, saat Pihak Kecamatan dan Polsek Kebonpedes mendatangani rumah kontrakan sebagian CPMI diduga telah dipindahkan oleh Pengelola dan hanya tersisa 3 wanita berinisial SW, S, BN.

Ketiga wanita yang berhasil diamankan di Kantor Kecamatan Kebonpedes berasal dari Kota berlainan di NTB, bahkan mereka mengaku tidak saling kenal satu sama lain.

BACA JUGA : Dugaan Pungli Penyalahgunaan Wewenang dan Tindak Pidana Korupsi Program Bantuan Covid Bagi MDT dan Pondok Pesantren di Sukabumi

Disinggung awak media apakah kasus ini merupakan human trafficking, Ali Iskandar memastikan Pihaknya hanya melakukan upaya penyelamatan terhadap korban, sementara untuk indikasi lain dan hal berkaitan hukum merupakan kewenangan dari instansi terkait lainnya.

"Saat ini Kami telah melakukan koordinasi dan melaporkan temuan ini ke P2TP2A dan DP3A Kabupaten Sukabumi, ketiganya diamankan terlebih dahulu di kantor kecamatan dengan posisi sebagai korban.

"Mereka sempat shock mungkin karena terpisah dari rombongan lainnya. Selanjutnya Kepolisian melakukan pendalaman akan kasus ini baik untuk menemukan sisa korban maupun pengelola pekerja atau pihak perusahaan," beber Camat Kebonpedes.

Dari pantauan TatarSukabumi.ID, ketiga wanita asal NTB untuk sementara tinggal di lantai dua Kantor Kecamatan Kebonpedes, telah hadir di Kantor Kecamatan Kebonpedes Petugas Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).(*)

SUKABUMI TERKINI