KPK Sita Barang Bukti Aset Vila dan Tanah di Sukabumi Dalam Kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi Mantan Menteri KKP

Kamis, 18 Februari 2021 - 21:29 WIB
KPK Sita Barang Bukti Aset Vila dan Tanah di Sukabumi Dalam Kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi Mantan Menteri KKP
KPK Sita Barang Bukti Aset Vila dan Tanah di Sukabumi Dalam Kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi Mantan Menteri KKP

TatarSukabumi.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sita bangunan Vila dan Lahan di Kampung Sindang Lengo, RT 3 / RW 2 Desa Caringin, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Bangunan Vila dan lahan seluas dua hektare ini diduga kuat merupakan aset milik Mantan Menteri Perikanan dan Kelautan (KKP) Edhy Prabowo yang tersandung kasus dugaan suap ekspor benur (baby lobster) pada akhir November 2020 lalu.

Proses eksekusi penyitaan ini dilakukan pada Kamis (18/2) tadi malam, disaksikan Unsur Pemerintahan Desa, dan Muspika setempat.

BACA JUGA : Dugaan Pungli Penyalahgunaan Wewenang dan Tindak Pidana Korupsi Program Bantuan Covid Bagi MDT dan Pondok Pesantren di Sukabumi

Dengan cepat Tim KPK memasang tanda penyegelan di sejumlah titik pintu masuk dan bangunan Vila.

Camat Caringin, Anwari, kepada awak media membenarkan proses eksekusi penyitaan aset oleh KPK di wilayahnya.

"Malam ini KPK melakukan penyitaan dan penitipan barang bukti terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi atas nama Menteri Perikanan dan Kelautan Edhy Prabowo yang kebetulan memiliki aset di Desa Cijengkol, Kecamatan Caringin Kabupaten Sukabumi," ungkap Anwari kepada awak media, Kamis (18/2).

BACA JUGA : Bejad! Ayah Mengagahi Anak Kandung di Sukabumi

Disinggung awak media terkait riwayat Vila dan lahan seluas 2 hektare, Anwari menyebut lahan dan Vila dibeli oleh Sugianto sekitar Juli 2020 silam.

Kepada Camat, Sugianto sempat mengaku sebagai orang kepercayaan atau Sopir dari Mantan Menteri KKP.

"Yang disita ini merupakan bangunan (vila) dan tanah, yang terdiri dari 2 sertifikat, atas nama Sugianto.

"Dimana pak Sugianto ini merupakan Pembantu ataupun Sopir bapak Edhy Prabowo, hal ini merupakan pengakuan Sugianto," jelas Anwari.(*)

SUKABUMI TERKINI