Waduh! Dugaan Pungutan Liar Dana Bantuan Operasional MDT dan Pondok Pesantren di Sukabumi

Rabu, 17 Februari 2021 - 18:37 WIB
Waduh! Dugaan Pungutan Liar Dana Bantuan Operasional MDT dan Pondok Pesantren di Sukabumi
Waduh! Dugaan Pungutan Liar Dana Bantuan Operasional MDT dan Pondok Pesantren di Sukabumi

TatarSukabumi.ID - Diduga telah terjadi pungutan liar oleh segelintir oknum dalam program bantuan operasional bagi Madrasah Diniyyah Takmiliyah (MDT) dan Pondok Pesantren (Ponpes) terdampak Covid-19 tahun anggaran 2020 di Kabupaten Sukabumi.

Isu terjadinya dugaan pemotongan anggaran bantuan bagi MDT dan Ponpes disuarakan Gerakan Ormas Islam Bersatu (GOIB) Sukabumi, dalam audensi bersama jajaran Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi di Kantor Kemenag Jalan Raya Pelabuan II, Kecamatan Lembursitu, Sukabumi, Rabu (17/2/2021).

BACA JUGA : Sertijab Bupati Sukabumi Marwan Hamami Kepada Plh Zainul

Ditemui usai audiensi, Kepala Kemenag Kabupaten Sukabumi, Hasen, kepada awak media mengaku Kemenag Kabupaten Sukabumi tidak turut andil langsung dalam program bantuan yang dikucurkan Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama tahun anggaran 2020 silam.

Namun demikian, dengan merebaknya isu terjadinya dugaan pemotongan bantuan bagi Ponpes, Pihaknya akan melakukan evaluasi atas program ini.

"Sesuai dengan arahan inspektorat jenderal agar segera melakukan evaluasi. Berikutnya jika ada bantuan lagi seperti ini, peran Kemenag agar ada lah bila sekarang total tidak ada," tukas Hasen kepada awak media, Rabu (17/2).

BACA JUGA : Ribka Tjiptaning : Jangan Hanya Saham dan Investasi yang Dipikir Sementara Rakyat Sekitar Miskin

Disinggung awak media terkait kelanjutan kasus dugaan pemotongan bantuan Covid bagi sejumlah Ponpes di Sukabumi yang akan dilanjutkan dengan pelaporan ke Aparat Penegak Hukum (APH) oleh Ormas GOIB.

"Kita akan mengikuti, makanya kami (akan) clear-kan dulu aparat saya (Kemenag). Terlibat tidak terlibat harus beresiko, nanti APH yang turun," tegas Hasen usai audiensi yang juga dihadiri jajaran Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Sukabumi.

Lebih jauh, disinggung awak media langkah yang akan diambil Kemenag jika dugaan yang disangkakan terdapat oknum yang telah melakukan pungli, Kepala Kemenag Kabupaten Sukabumi angkat suara.

"Kita akan tetap konsekuensi, tetap kena sanksi begitu, siapapun yang bermain api kena panas, resiko ya harus ditanggung," tegasnya.

BACA JUGA : Diduga Ada Oknum Minta Jatah Bantuan Kementrian Agama Bagi Ponpes Sukabumi

Untuk diketahui, Pemerintah telah menyalurkan bantuan operasional senilai 25 juta hingga 50 juta kepada sejumlah Pondok Pesantren (Ponpes) di wilayah Kabupaten Sukabumi.

Bantuan ini dikucurkan Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren pada Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama tahun anggaran 2020.(*)

SUKABUMI TERKINI