Polres Sukabumi Kota Soroti Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Kecamatan Kebonpedes

Selasa, 16 Februari 2021 - 19:38 WIB
Polres Sukabumi Kota Soroti Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Kecamatan Kebonpedes
Polres Sukabumi Kota Soroti Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Kecamatan Kebonpedes

TatarSukabumi.ID - Kepala Kepolisian Resor Sukabumi Kota, Ajun Komisaris Besar Polisi Sumarni, sisir 4 Kecamatan di Wilayah Kabupaten Sukabumi pantau kesiapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota, Selasa (16/2/2021).

Ditemui di Desa Jambenenggang Kecamatan Kebonpedes yang didaulat sebagai Desa Tangguh Covid-19, AKBP Sumarni kepada awak media menyatakan, kegiatan mobilisasi yang dilakukan jajarannya untuk memastikan kesiapan dan persiapan seluruh desa dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.

Dalam kesempatan ini, Sumarni melakukan pengecekan sarana dan prasarana penunjang yang dimiliki Desa Tangguh Jambenenggang diantaranya Posko PPKM tingkat Desa, Posko Pantau, Ruang Isolasi, Gudang Logistik, dan sejumlah prasarana lainnya.

"Sambil mengecek posko PPKM kami juga memantau kelengkapan Posko mulai dari struktur organisasi, peta zonasi hingga tingkat RT dan melihat aktivitas yang dilaksanakan relawan dalam melakukan tracking saat ada warga terkonfirmasi Covid-19," ungkap Sumarni kepada awak media, Selasa (16/2).

BACA JUGA : 2 Pelaku Bongkar Rumah Warung di Gunungguruh Sukabumi Diringkus Polisi

Sumarni memastikan, dalam sepekan terakhir wilayah Kecamatan Kebonpedes telah berhasil menekan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 hingga nol persen, sehingga wilayah Kecamatan Kebonpedes masuk dalam zona hijau (nihil terkonfirmasi positif) Covid-19.

Kapolres Sukabumi Kota menyatakan apresiasi atas kesuksesan Kebonpedes dalam menekan kasus terkonfirmasi positif Covid dengan sederetan aksi yang telah dilakukan Pemdes Jambenenggang dalam mensukseskan PPKM Mikro.

"Dalam PPKM Mikro ini, Satgas dan Relawan yang dibentuk terus melakukan pemantauan, sehingga seluruh warga masuk maupun keluar Desa Jambenenggang tetap dipantau untuk melaksanakan protokol kesehatan," kata Sumarni.

"Di Posko tersebut juga dilengkapi dengan ruang isolasi sehingga jika terdapat masyarakat terkonfirmasi positif bisa menjalani isolasi disini," sambung Dia.

BACA JUGA : Ribka Tjiptaning : Jangan Hanya Saham dan Investasi yang Dipikir Sementara Rakyat Sekitar Miskin

Tidak hanya mengecek kesiapan PPKM, Kapolres Sukabumi Kota melaksanakan program ketahanan pangan berupa penanaman Sorgum dan penanaman pohon Alpukat di wilayah Desa Jambenenggang.

Menurut Sumarni, penguatan dan ketahanan pangan dinilai sangat penting yang nantinya dapat mensupport apabila ada warga dinyatakan terkonfirmasi positif.

"Diruang isolasi mereka disiapkan tempat tidur, logistik, sekaligus dibantu untuk (logistik) kebutuhan keluarganya, pemenuhan logistik dilakukan dengan sistem gotong royong melibatkan Perintah Desa, Bhabinkamtibmas, dan instansi terkait yang ada di Desa," beber AKBP Sumarni.

BACA JUGA : Operasi Yustisi Protokol Kesehatan Wilayah Kebonpedes Nihil Kasus Terkonfirmasi Positif

Ditempat yang sama, Camat Kebonpedes, Ali Iskandar kepada awak media menyatakan apresiasi atas dukungan yang telah diberikan Polres Sukabumi Kota.

Tidak hanya dukungan dalam program PPKM, Ali menyebut program ketahanan pangan yang diinisiasi Polres Sukabumi Kota dapat bermanfaat bagi masyarakat dan menjadi salah satu solusi tidak hanya di saat pandemi namun diharapkan dapat berkelanjutan.

"Yang paling menarik dalam kegiatan ini juga diserasikan dengan program ketahanan pangan yang merupakan unsur terpenting agar kita bisa tetap mandiri meski didera oleh kondisi pandemi Covid seperti ini.

"Dengan program ini kedepannya Kecamatan Kebonpedes akan memiliki sentra sentra ketahanan pangan," ujar Ali Iskandar.

BACA JUGA : Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Kaji Penyebab Mekanisme Hingga Penanganan Pergerakan Tanah di Sukabumi

Terkait PPKM Mikro di Kecamatan Kebonpedes, Ali Iskandar mengatakan, berdasarkan tingkat kasus Covid-19 di awal Januari 2021 lalu, Kecamatan Kebonpedes masuk kedalam salah satu wilayah yang wajib menerapkan PPKM Mikro.

Namun demikian, sejak seminggu terakhir dengan melibatkan seluruh elemen, Kebonpedes berhasil menekan hingga nol persen kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

"Kami membentuk tim yang bertugas melakukan pemantauan, sekaligus memastikan kluster mana yang perlu mendapat perhatian sehingga ketersebarannya (Covid) bisa semakin terpola," kata Ali.

"Hari ini sedang kita coba advokasi agar setiap Desa hingga tingkat RT memiliki Posko, ada yang dibangun secara mandiri, ada yang diintegrasikan dengan Posko yang telah tersedia, ada juga beberapa titik yang harus kita tingkatkan," jelasnya.

Disinggung awak media, persiapan dan kesiapan yang telah dimiliki Kecamatan Kebonpedes dalam mensukseskan PPKM Mikro, Ali Iskandar menjelaskan.

"Jumlah Posko kita saat ini ada 68 di tingkat RT, tingkat RW 20, tingkat Desa ada 5 Posko. Selanjutnya ada 9 Posko pemantauan, dan Posko Induk di Kecamatan, jadi semuanya terkolaborasi." jelasnya.(*)

SUKABUMI TERKINI