2 Pelaku Bongkar Rumah Warung di Gunungguruh Sukabumi Diringkus Polisi

Senin, 15 Februari 2021 - 20:21 WIB
2 Pelaku Bongkar Rumah Warung di Gunungguruh Sukabumi Diringkus Polisi
2 Pelaku Bongkar Rumah Warung di Gunungguruh Sukabumi Diringkus Polisi

TatarSukabumi.ID - Unit Reskrim Polsek Gunungguruh Polres Sukabumi Kota, berhasil mengungkap dan membekuk 2 orang tersangka pelaku pembobol ruko, sekitar pukul 20.00 WIB Minggu (14/02/2021) tadi malam.

Data yang diterima TatarSukabumi.ID, satu dari dua tersangka pelaku pembobol rumah dan warung di wilayah hukum Polsek Gunungguruh merupakan AJ Pria berusia 37 tahun.

Penangkapan Pelaku dilakukan Jajaran Polsek Gunungguruh setelah sebelumnya menerima laporan Polisi tertanggal 15 Juni 2020 silam mengenai peristiwa pencurian dengan pemberatan dengan korban Supendi warga Kampung Pangleseran, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh Kabupaten Sukabumi.

BACA JUGA : Ribka Tjiptaning : Jangan Hanya Saham dan Investasi yang Dipikir Sementara Rakyat Sekitar Miskin

Informasi yang berhasil dirangkum TatarSukabumi.ID, kedua pelaku menjebol rumah dan warung korban dengan cara membongkar kunci pintu belakang rumah.

Selanjutnya Pelaku masuk dan menggasak uang tunai sebesar 3,5 juta rupiah, serta barang berharga berupa surat-surat berharga, 1 unit telepon genggam dan sejumlah rokok berbagai merk dari dalam warung korban.

Aksi Pelaku sempat dipergoki Pemilik rumah namun kedua pelaku berhasil melarikan diri dengan membawa barang jarahannya.

Kapolsek Gunungguruh IPTU Yanto Sudiarto kepada awak media menyatakan, jajarannya akhirnya bisa meringkus terduga Pelaku Curat (pencurian dengan pemberatan) ini.

Yanto menambahkan, salah seorang terduga pelaku telah diamankan di Mapolsek Gunungguruh berikut barang bukti kaos warna hitam yang diduga dikenakan Pelaku saat menjalankan aksinya, sementara itu, satu terduga pelaku lainnya saat ini menjalani wajib lapor.

"Pada Minggu malam kemarin, kami berhasil menangkap 2 orang pelaku yang diduga terlibat dalam peristiwa bongkar rumah warung atau pencurian dengan pemberatan yang dilakukan (curat) pada bulan Juni tahun lalu," ujar Yanto kepada awak media, Senin (15/2).

BACA JUGA : Operasi Yustisi Protokol Kesehatan Wilayah Kebonpedes Nihil Kasus Terkonfirmasi Positif

Lebih jauh Kapolsek menyatakan, untuk satu orang tersangka Pelaku lainnya, tidak dilakukan penahanan mengingat pelaku masih dibawah umur.

“Salah satu tersangka pelaku telah kami lakukan penahanan di Mapolsek sedangkan 1 terduga pelaku lainnya, selama proses penyidikan, kami berikan wajib lapor karena yang bersangkutan masih di bawah umur," jelas Yanto.

Dalam kasus ini pelaku terancam pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.(*)

SUKABUMI TERKINI