Daryono BMKG : Tidak Benar! Sesar Lembang Akan Bergerak Tahun 2021 dan Memicu Gempa Bumi Dahsyat

Rabu, 27 Januari 2021 - 13:35 WIB
Daryono BMKG : Tidak Benar! Sesar Lembang Akan Bergerak Tahun 2021 dan Memicu Gempa Bumi Dahsyat
Daryono BMKG : Tidak Benar! Sesar Lembang Akan Bergerak Tahun 2021 dan Memicu Gempa Bumi Dahsyat

TatarSukabumi.ID - BMKG mengkonfirmasi bahwa informasi yang beredar mengenai Sesar Lembang akan bergerak tahun 2021 serta memicu Gempa Bumi Dahsyat tidak benar.

Faktanya Gempa Bumi merupakan kejadian alam yang belum dapat diprediksi.

Hal tersebut ditegaskan oleh Koordinator Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG Dr. Daryono yang dihubungi TatarSukabumi.ID, (27/1/2021).

"Tidak ada yang tahu kapan gempa kuat akan terjadi. Agar selamat dari gempa, kita dapat melakukan upaya mitigasi konkret dengan membangun rumah tahan gempa dan belajar cara selamat saat terjadi gempa," kata Daryono.

BACA JUGA : Breaking News! Truk Seruduk Rumah di Cibadak Ternyata Sudah 5 Kali Kecelakaan

Koordinator Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG Dr. Daryono, memberikan penjelasan detail mengenai Monitoring Sesar lembang oleh BMKG yang dilakukan semenjak 1 Januari 1963.

"Upaya monitoring Sesar Lembang oleh BMKG sudah dilakukan sejak lama, Pada 1 Januari 1963 BMKG mulai memasang dan mengoperasikan Seismograph WWSSN (World Wide Standardized Seismograph Network) pertama kali di Lembang, Jenis seismograf ini adalah Benioff Short Period 3 Komponen dan Sprengneter Long Period 3 Komponen,"

"Sejak tahun 1963, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memantau aktivitas Sesar Lembang, sesar aktif di Jawa Barat yang berada di sekitar 10 km arah utara Kota Bandung dengan panjang sesar sekitar 25-30 km, berarah barat-timur."

"Selain untuk memantau gempa di wilayah Indonesia, seismograf jenis Benioff Short Period 3 Komponen dan Sprengneter Long Period 3 Komponen yang dipasang di daerah itu digunakan untuk memantau aktivitas Sesar Lembang, sesar sepanjang sekitar 25-30 km berarah barat-timur yang menurut para ahli memiliki magnitudo tertarget 6,8."

Halaman Selanjutnya >>>

SUKABUMI TERKINI