Seperti Ini Aturan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Kabupaten Sukabumi

Jumat, 15 Januari 2021 - 18:42 WIB
Seperti Ini Aturan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Kabupaten Sukabumi
Seperti Ini Aturan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Kabupaten Sukabumi

TatarSukabumi.ID - Mulai 11 hingga 25 Januari 2021 Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi resmi menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tahap pertama.

Pelaksanaan PPKM di wilayah Kabupaten Sukabumi didasari Intruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor 1 tahun 2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan dalam rangka pengendalian penyebaran Covid-19.

Dasar lainnya adalah Surat Edaran Gubernur Jawa Barat nomor 72/KS.13/HUKHAM dan Peraturan Bupati Sukabumi nomor 3 tahun 2021 yang mengatur tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat yang bertujuan untuk menekan lonjakan kasus Covid -19 di Kabupaten Sukabumi.

Hal ini diungkap Wakil Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi, Anita Mulyani, Jumat (15/1/2020).

BACA JUGA : Penyekatan di 7 Titik Akses Masuk Sukabumi Warga Luar Kota Dilarang Masuk dan Penutupan Tempat Hiburan

Lebih jauh Anita menjelaskan, berdasar pada Intruksi Mendagri, Kabupaten Sukabumi telah memenuhi kriteria wilayah yang menerapkan PPKM, salah satu alasannya keterisian tempat tidur isolasi (pasien Covid) di atas 70 persen.

"Kami berharap dengan pelaksanaan PPKM yang dimulai 11 hingga 25 Januari, dapat menekan jumlah kasus dan penyebaran Covid 19 di wilayah kabupaten Sukabumi," ungkap Anita Mulyani, Jumat (15/1).

Anita yang juga menjabat sebagai Penjabat Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menyatakan, guna memaksimalkan upaya pemerintah dalam pelaksanaan PPKM, Pemkab Sukabumi  melibatkan seluruh unsur Satgas, Dinas Terkait, dan Unsur TNI/Polri.

Wakil Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi berharap, PPKM mampu memutus peredaran Covid-19, guna mewujudkan hal tersebut, Anita menegaskan diperlukan kerjasama seluruh Unsur Masyarakat.

"Kami himbau kembali kepada seluruh masyarakat untuk ikut serta berperan aktif mensukseskan PPKM ini. Secara sadar, mandiri mematuhi kebijakan serta disiplin dalam protokol kesehatan, yakni pakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan mengunakan sabun." tandasnya.

BACA JUGA : Residivis Spesialis Bongkar Mobil Dibekuk Polres Sukabumi Kota 14 Unit Mobil Jarahan Berhasil Diamankan

Untuk diketahui, pembatasan yang diatur dalam PPKM diantaranya, pemberlakukan 50 persen kapasitas angkutan umum, pembatasan jam operasional Mall yang buka hingga pukul 19.00 WIB, dan 75 persen pegawai melakukan WFH (Work Form Home).

Pembatasan juga dilakukan terhadap rumah makan (restauran) yang hanya memberlakukan 25 persen custumer makan di tempat.

Di dunia pendidikan, PPKM mengatur Pelajar masih melakukan kegiatan belajar secara daring (online), pembatasan juga dilakukan untuk kapasitas tempat beribadah 50 persen.

Hal penting lain dalam PPKM, Masyarakat wajib melaksanakan protokol kesehatan khususnya kepada masyarakat yang beraktivitas di luar rumah secara ketat.(*)

SUKABUMI TERKINI