Permasalahan Fasilitas Umum dan Fasilitas Sosial Warga Perumahan Mekarsari Cicurug Belum Selesai

Selasa, 12 Januari 2021 - 18:51 WIB
Permasalahan Fasilitas Umum dan Fasilitas Sosial Warga Perumahan Mekarsari Cicurug Belum Selesai
Permasalahan Fasilitas Umum dan Fasilitas Sosial Warga Perumahan Mekarsari Cicurug Belum Selesai

TatarSukabumi.ID - Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi menggelar audensi bersama perwakilan warga Perumahan Mekarsari Permai yang berada di wilayah Desa Mekarsari, Kecamatan Cicurug, di Aula Gedung Pendopo Sukabumi, Selasa (12/1/2020).

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, Deni Gunawan, kepada TatarSukabumi.ID mengatakan, audiensi ini merupakan salah satu bentuk tugas pokok dan fungsi DPRD menerima aspirasi masyarakat.

Masyarakat mengeluhkan permasalahan rusaknya sejumlah fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) yang ada di Perumahan Mekarsari Permai.

"Intinya tadi kami menerima aspirasi warga, yang mengharapkan Pihak Developer segera menyerahkan Fasum dan Fasos ke Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi.

Lebih jauh Deni Gunawan menyatakan, hasil audensi ini belum ada kejelasan maupun keputusan, mengingat ketidak hadiran Pihak Developer yang berkompeten (memiliki kewenangan).

"Kami tekankan agar dinas terkait dapat secepatnya memanggil pengusahanya (developer) pada pertemuan berikutnya, sebagai upaya menyelesaikan kewajibannya, terkhusus masalah ini cepat selesai tertib sesuai aturan," tegas Deni.

BACA JUGA : Operasi Polisi Penegakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Sukabumi

Ditemui di tempat yang sama, perwakilan warga, Marwan Gunawan, selaku Ketua RW 08 Perumahan Mekarsari menyatakan m, perjuangan mendesak  aspirasi ini dilaksanakan selama 12 tahun.

"Saya Ketua Tim 11, yaitu tim yang di tunjuk dan di beri kuasa warga, untuk menyampaikan kronologi dari awal pembangunan hingga saat ini yaitu sekitar 23 tahun, pihak developer belum menyerahkan fasilitas sarana umum (FSU) dari developer kepada Pemerintah Daerah.

Sehingga, sambung Marwan, selama 23 tahun, perawatan, perbaikan FSU hingga pembuatan fasilitas baru secara fisik semua dibiayai warga.

"Ketika Kami meminta bantuan, dan menuntut tanggungjawab pemerintah, tidak terlaksana, salah satunya pemasangan fasilitas penerangan jalan umum (PJU) saja kami tidak dapatkan," tukasnya.

BACA JUGA : Gempa Terkini Sukabumi - Cianjur Dipicu Sesar Aktif Gunung Gede Pangrango

Mewakili setidaknya 400 Keluarga 1500 jiwa, Marwan mendesak ada kepastian dan keputusan jelas terkait permasalahan ini.

"Cuma yang disayangkan hadirnya perwakilan developer dalam rapat resmi tidak miliki kapasitas jelas serta tidak dapat perlihatkan surat kuasa itu sangat miris sekali," keluh Marwan.

Marwan merespon positif upaya Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi yang telah mau menerima aspirasi warga meski Dia menilai Dewan kurang tegas kepada Developer.

"Hari ini belum ada keputusan, walaupun tadi digaris bawahi, Dewan meminta Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) hingga Februari bisa menyelesaikan permasalahan ini.

"Harapan Kami, di pertemuan berikutnya ada keputusan jelas, karena langkah kami harus di pertanggungjawaban kepada 400 Kepala Keluarga, 1500 jiwa yang telah sukarela membiayai kepengurusan masalah ini." Pungkasnya.(*)