Sukses Bangun 1600 Rutilahu di Sukabumi, Dedi Chardiman : Ketua FSKSS Rela Keluarkan Anggaran Pribadi

Senin, 04 Januari 2021 - 18:57 WIB
Sukses Bangun 1600 Rutilahu di Sukabumi, Dedi Chardiman : Ketua FSKSS Rela Keluarkan Anggaran Pribadi
Sukses Bangun 1600 Rutilahu di Sukabumi, Dedi Chardiman : Ketua FSKSS Rela Keluarkan Anggaran Pribadi

TatarSukabumi.ID - Program Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) tahun anggaran 2020, Pemkab Sukabumi melaksanakan kegiatan pembangunan rumah tidak layak huni (Rutilahu) di Desa Limus Nunggal, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi.

Realisasi program kegiatan tersebut dibantu oleh Forum Silaturahmi Kabupaten Sukabumi Sehat (FSKSS) yang diketuai oleh Ibu Bupati Sukabumi, Yani Jatnika Marwan.

"Peran FSKSS adalah membantu tugas kami dalam hal verifikasi di lapangan, atas dasar usulan dari Kades dan Kecamatan, berdasarkan indikator bantuan rutilahu, selanjutnya FSKSS membantu proses pelaporan pertanggung jawaban," ungkap Dedi Chardiman, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman saat di temui di Gedung Pendopo Sukabumi, Senin (4/01/2021).

BACA JUGA : Masyarakat Sukabumi Mulai di Vaksin Ternyata Seperti Ini Proses Vaksinasi Covid-19

Lebih jauh Dedi Chardiman mengatakan, program tersebut awalnya merupakan kegiatan Dinas Sosial yang dialihkan sesuai regulasi dan menjadi Tupoksi pada Bidang Perumahan di seksi Rumah Khusus dan Rumah Swadaya.

"Kami melibatkan forum FSKSS
karena Dinas Perkim kekurangan personil lapangan, sehingga kami melibatkan FSKSS dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) yang merupakan kepanjangan tangan Dinas Sosial," terangnya.

Kehadiran FSKSS sangat membantu, menurut Dedi, menurutnya Forum tersebut tidak memiliki peluang dalam penyelewengan anggaran.

BACA JUGA : Operasi Yustisi TNI di Jalan Otista Sukabumi

"Proses pencairan anggaran untuk rutilahu itu dari kas daerah di transfer ke rekening panitia pelaksana rutilahu tingkat desa.

"Selanjutnya panitia membayar kepada Toko Material yang telah di tunjuk dan disepakati oleh panitia tingkat desa,"jelas Dedi.

Selanjutnya, sambung Dedi, dalam kegiatan pelaksanan pembangunan Dinas bersama FSKSS melaksanakan monitoring dan evaluasi hingga membantu penyusunan pertanggung jawaban kegiatan yang dilaksanakan oleh panitia tingkat Kecamatan dan Desa.

"Jadi kalau ada aliran dana untuk program perbaikan rutilahu langsung  forum itu salah, bahkan ketua forum rela mengeluarkan anggaran pribadi untuk kegiatan kemanusiaan ini, untuk program tahun ini kita berhasil mengeksekusi rutilahu sebanyak 1600 unit, dan itu merupakan keberhasilan kami beserta  forum" pungkasnya.(*)