Breaking News! Masyarakat Sukabumi Mulai di Vaksin Ternyata Seperti Ini Proses Vaksinasi Covid-19

Senin, 04 Januari 2021 - 17:29 WIB
Breaking News! Masyarakat Sukabumi Mulai di Vaksin Ternyata Seperti Ini Proses Vaksinasi Covid-19
Breaking News! Masyarakat Sukabumi Mulai di Vaksin Ternyata Seperti Ini Proses Vaksinasi Covid-19

TatarSukabumi.ID - Pemerintah melalui Kementrian Kesehatan menargetkan program vaksinasi Covid-19 mulai dilaksanakan mulai minggu kedua dan ketiga Januari 2021 mendatang.

Saat ini Pemerintah masih melakukan uji klinis vaksin ini di Universitas Pajajaran Bandung, untuk selanjutnya mulai didistribusikan kepada masyarakat dalam waktu dekat.

Dengan jadwal vaksinasi yang akan dilangsungkan 2 pekan kedepan, Pemerintah Kecamatan Cibadak melaksanakan simulasi vaksinasi Covid-19, Senin (4/1/2021).

BACA JUGA : Pembayaran Ganti Rugi Lahan Peruntukan Tol Bocimi Kecamatan Caringin dan Cicantayan

Camat Cibadak, Lesto Rosadi kepada TatarSukabumi.ID menyatakan, simulasi ini dilaksanakan untuk melihat kesiapan tim kesehatan maupun sarana dan prasarana yang nantinya akan di butuhkan saat pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Lebih jauh Lesto menyebut, Unsur Muspika memiliki peran penting dalam memberi pemahaman kepada masyarakat tentang vaksinasi ini.

"Secara Nasional itu baru 84 persen yang siap di vaksin, faktor apa yang menjadi penyebab warga menolak, apakah karena kurang penyuluhan atau urusan keyakinan, Itu yang harus kita luruskan ke bawah (masyarakat)," ujar Lesto Rosadi kepada TatarSukabumi.ID disela simulasi vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Sekarwangi Cibadak Sukabumi, Senin (4/1).

BACA JUGA : Gratis Listrik Bagi Pelanggan PLN Diperpanjang Hingga Maret 2021

Disinggung jumlah masyarakat penerima vaksin virus asal Wuhan khususnya di wilayah Kecamatan Cibadak, Lesto menjelaskan untuk gelombang pertama hanya 30 persen warga menjalani vaksinasi.

Penghitungan awal, data base warga penerima vaksin di proyeksikan dari data Pilkada 2020 lalu, mengingat rentang usia penerima vaksin berkisar mulai dari 18 hingga 59 tahun.

"Jadi patokannya Pilkada kemarin, karena yang di vaksin itu usia 18 hingga 59 tahun," kata Lesto.

"Jadi yang mendapat vaksin usia 18 hingga 59, yang di atas 59 belum bisa di vaksin," sambung Dia.

"Dari jumlah penduduk total yang di vaksin 30 persen," tandasnya.

BACA JUGA : Terkuak! Inilah Fakta Terkait Isu Kekosongan Kas Daerah Kabupaten Sukabumi

Ditempat yang sama, Kepala Puskesmas Sekarwangi Cibadak, Nasihin kepada TatarSukabumi.ID menjelaskan, simulasi ini  untuk melihat seluruh proses vaksinasi yang akan di laksanakan masyarakat.

Seperti Ini Proses Vaksinasi Covid-19
Halaman Selanjutnya >>>>

SUKABUMI TERKINI