ABPEDNAS Sukabumi : BPD Mampu Bersikap Tegas dan Mengingatkan Kepala Desa

Senin, 28 Desember 2020 - 15:57 WIB
ABPEDNAS Sukabumi : BPD Mampu Bersikap Tegas dan Mengingatkan Kepala Desa
ABPEDNAS Sukabumi : BPD Mampu Bersikap Tegas dan Mengingatkan Kepala Desa

TatarSukabumi.ID - Organisasi Anggota BPD (Badan Permusyawaratan Desa) dari 37 Kecamatan di Kabupaten Sukabumi yang tergabung dalam ABPEDNAS (Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional) Kabupaten Sukabumi melangsungkan silaturahmi dalam rangka pembekalan penyusunan laporan kinerja BPD tahun anggaran 2020.

Kegiatan yang dilangsungkan di Hotel Sukabumi Indah ini dihadiri Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, Senin (28/12/2020).

Dalam diskusi bersama jajaran BPD, Marwan Hamami menyampaikan bahwa ABPEDNAS merupakan wadah untuk menghimpun aspirasi anggota BPD di Kabupaten Sukabumi sehingga dapat mengoptimalkan kinerja.

"BPD bisa maksimal memberikan sumbangsih pemikiran untuk pembangunan desa melalui pencermatan arah kebijakan dan pengawasan, sehingga peran BPD ini benar benar bisa memberikan masukan percepatan pembangunan.

"Dalam hal sinergitas, mereka (BPD) harus berfungsi menjalin sinergitas bersama Pemerintah Daerah, Desa dan Masyarakat agar berjalan baik guna mewujudkan pembangunan sesuai visi misi," ungkap Marwan Hamami, Senin (28/12).

BACA JUGA : Jelang Tutup Tahun 2020 di Sukabumi Harga Komoditas Sayuran Merangkak Naik

Ditempat yang sama, Ketua DPC ABPEDNAS Kabupaten Sukabumi, Ujang Sulaeman Daroni, menyatakan apresiasi atas perhatian dan dukungan Bupati Sukabumi sehingga BPD mampu lebih meningkatkan tugas pokok dan fungsi sesuai peraturan.

"Kedepannya BPD harus mampu bersikap tegas kepada Kepala Desa, BPD harus berani mengatakan yang benar itu benar kalau memang salah harus kita peringatkan.

"Dan BPD juga harus berani mengingatkan Kades, karena kepala desa selaku kuasa pengguna anggaran jangan sampai lengah terhadap regulasi yang harus menjadi patokannya," tegas Ujang.

BACA JUGA : 4 Rumah dan 8 Motor Ludes Terbakar di Kabandungan Sukabumi

Terkait sinergitas, Ujang memastikan Pihaknya akan lebih meningkatkan sinergitas dengan instansi terkait lainnya.

Lebih jauh Ketua ABPEDNAS Kabupaten Sukabumi sejumlah kasus yang terjadi di tingkat Desa, Ujang menilai penyelesaian konflik tingkat desa dapat diselesaikan melalui upaya musyawarah tanpa langsung menurunkan Aparat Penegak Hukum (APH).

"Peribahasa Sunda  menyatakan hade goreng ku basa (baik buruk musyawarah) utamakan hindari APH. Jika ada masalah Kita bahas secara kekeluargaan. Amanat Bupati, BPD harus mampu membina." tandasnya.(*)

SUKABUMI TERKINI