Perahu Pinisi Siap Meriahkan Kabandungan New Face 2020

Jumat, 25 Desember 2020 - 18:05 WIB
Perahu Pinisi Siap Meriahkan Kabandungan New Face 2020
Perahu Pinisi Siap Meriahkan Kabandungan New Face 2020

TatarSukabumi.ID - Pinisi merupakan Kapal Tradisional Indonesia yang keberadaannya telah mendapat pengakuan UNESCO sebagai Karya Agung Warisan Manusia yang Lisan dan Takbenda.

Pembuatan miniatur Pinisi pun menjadi sebuah daya tarik unik bagi masyarakat Indonesia, salah satunya yang sedang dilakukan Uwi.

Warga Dusun Leuwi Waluh, Desa Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan ini tengah membuat Miniatur Pinisi untuk ditampilkan di Kabandungan New Face yang rencananya akan digelar di penghujung tahun 2020.

BACA JUGA : Hingga Mei 2021 Musim Hujan Diwarnai Fenomena Iklim Global La Nina

Meski hanya hobi yang dilakukan otodidak, Guru Agama ini juga terampil memasang bagian hingga pernak pernik miniatur Pinisi sehingga nyaris serupa dengan aslinya.

"Berawal dari hobi dan belajar secara otodidak tidak pernah mendapat pelatihan secara khusus," beber Uwi, Sabtu (19/12/2020).

Menurut Uwi, proses pembuatan kapal Pinisi ini membutuhkan ketelitian dan kesabaran.

"Hati-hati, teliti, dan cekatan, menjadi modal penting merangkai kerajinan miniatur," papar Uwi.

BACA JUGA : PNS Dilarang Keluar Kota Selama Libur Panjang Natal dan Tahun Baru

Uwi memanfaatkan limbah kayu yang dengan mudah didapatkan dari lingkungan tempat tinggalnya.

Ada sekitar puluhan kayu limbah berbentuk papan yang menunggu giliran untuk diolah.

Uwi terlihat terampil menggunakan sejumlah alat kerja macam mesin, pahat kayu, gergaji dan alat lainnya, setiap kerajinan tangan hasilnya berasal dari bahan limbah yang ada di sekitar lingkungan.

"Semua bahan banyak tersebar di lingkungan sini dan semua bisa dimanfaatkan," lanjut Uwi saat ditemui di ruang kerjanya di Dusun Leuwi Waluh RT 02, RW 07, Desa Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan.

BACA JUGA : Polisi Gencar Berantas Peredaran Miras di Wilayah Hukum Sukabumi

Uwi kembali menambahkan, ide pembuatan miniatur Kapal Pinisi berawal dari melihat banyaknya limbah kayu yang sayang jika tidak dimanfaatkan sebagai karya seni.

"Jika kayu limbah tak dimanfaatkan, akan sayang. Maka ide pemanfaatan kayu limbah pun terbersit saat melihat banyak kayu limbah,"  kata Uwi.

Disela pembuatan, Uwi mengungkapkan bahwa miniatur kapal Pinisi tersebut akan ditampilkan dalam pameran Kabandungan New Face, menyambut pergantian Tahun 2020.

"Miniatur kapal pinisi rencananya akan ditampilkan dalam ajang pameran Kabandungan New Face yang rencana akan digelar di penghujung tahun 2020,"ungkapnya.(#)

SUKABUMI TERKINI