Longsor Susulan Tutup Ruas Jalan Nasional Palabuhanratu - Kiaradua

Kamis, 24 Desember 2020 - 18:49 WIB
Longsor Susulan Tutup Ruas Jalan Nasional Palabuhanratu - Kiaradua
Longsor Susulan Tutup Ruas Jalan Nasional Palabuhanratu - Kiaradua

TatarSukabumi.ID - Setelah dua kali longsor menutup akses ruas jalan Nasional Palabuhanratu - Kiaradua pada Rabu (23/12) kemarin, longsor susulan kembali terjadi sekitar pukul 16.07 WIB petang tadi, Kamis (24/12/2020).

Titik longsor terjadi di kawasan Gunungbuled, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, akses jalan sempat tertutup total dengan ketinggian material longsor mencapai 5 meter menutup sepanjang 25 meter ruas jalan.

Setelah 15 jam tertutup material tanah dan batu sejak Rabu kemarin, Tim gabungan berhasil mengevakuasi sebagian material longsor.

"Iya tadi kembali longsor susulan sampai menutup kembali akses jalan yang sebelumnya sudah terbuka sebagian," ujar Yuliani warga yang tinggal di sekitar lokasi longsor, Kamis (24/12).

BACA JUGA : Seminggu Terakhir 3 Kasus Bencana Pergerakan Tanah di Sukabumi

Dari pantauan TatarSukabumi.ID Petugas PU Bina Marga, BPBD Kabupaten Sukabumi dan sejumlah unsur lainnya berjibaku melakukan penanganan material longsor.

"Saat ini jalan sudah bisa dilintasi kembali, berkat petugas yang ada di TKP, material longsor yang sempat menutup kembali jalan sudah  berhasil di evakuasi namun tebing longsor masih aktif, masih ada batu batu kecil beserta tanah yang turun," ungkap Yuliani.

Hal tersebut dibenarkan, Yayan Bastiar Anggota URC P2BK Kecamatan Simpenan, menurut Dia, material longsor susulan sudah berhasil di evakuasi Petugas.

BACA JUGA : PNS Dilarang Keluar Kota Selama Libur Panjang Natal dan Tahun Baru

"Betul tadi sore ada longsor susulan, namun sudah bisa ditangani oleh petugas PU, akses jalan sekarang sudah terbuka kembali.

"Kendaraan bisa melintas dengan sistem buka tutup jalan agar tidak mengganggu evakuasi material longsor," jelas Yayan.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Sukabumi, AKP Riki Fahmi Mubarok menyatakan Kepolisian memberlakukan sistem buka tutup arus lalu lintas dari arah Palabuhanratu menuju Kiaradua maupun sebaliknya.

"Sedang dilakukan evakuasi material longsor  menggunakan alat berat di lokasi bencana longsor, jadi kami lakukan sistem buka tutup." jelas Riki FM.(*)

SUKABUMI TERKINI