Kondisi Terkini Proses Pencarian Korban Tenggelam di Citepus Palabuhanratu

Jumat, 04 Desember 2020 - 22:01 WIB
Kondisi Terkini Proses Pencarian Korban Tenggelam di Citepus Palabuhanratu
Kondisi Terkini Proses Pencarian Korban Tenggelam di Citepus Palabuhanratu

TatarSukabumi.ID - Pencarian korban kecelakaan laut hari ke-6 di Pantai Citepus, Kebon Kalapa, Palabuhanratu, Sukabumi, kembali dilakukan SAR gabungan, Jumat (4/12/2020).

Korban hilang merupakan DSJ usia 13 tahun warga Jalan KH Syamsuri, Kampung Sekarwangi, Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Korban sebelumnya dilaporkan hilang tergulung ombak saat berenang bersama kedua rekannya di Pantai Citepus Palabuhanratu, Minggu (29/11) silam.

BACA JUGA : Akibat Hujan Angin Benteng Tembok SMAN 1 Nagrak Ambruk

Ketua SARDa Kabupaten Sukabumi, Okih Fajri kepada TatarSukabumi.ID mengatakan, hari ke-6 pasca dilaporkan hilang, Tim SARDa Kabupaten Sukabumi tidak melakukan upaya pencarian laut terhadap korban dengan berbagai pertimbangan.

Pertimbangan pertama tidak melautnya SARDa akibat kondisi cuaca yang cukup ekstrem yang berpotensi membahayakan regu pencari.

"Berdasarkan pertimbangan dari evaluasi proses evakuasi hari kemarin, dari keterangan saksi Kapten Perahu yang mengaku sempat melihat jenazah di kawasan perairan PLTU Palabuhanratu, tadi pagi kita cek ulang kepada (saksi) yang bersangkutan," kata Okih.

"Dia (saksi) menyatakan melihat jenazah dengan ciri ciri jenazah kecil, tidak menggunakan baju, hanya menggunakan celana pendek warna biru bintik bintik," sambung Okih.

"Berdasarkan hal tersebut untuk hari ini kami (SARDa) wilayah Palabuhanratu tidak melakukan kegiatan pencarian laut, hanya standby dan monitor, namun Kita telah menugaskan rekan- rekan di Pos SAR Ciracap, Surade, dan Tegal Buleud untuk memonitor serta menjaring informasi dari nelayan Ciracap Ujunggenteng dan sekitarnya," terang Okih Fajri, Jumat (4/12).

BACA JUGA : Hari ke-5 Pencarian Korban Tenggelam di Palabuhanratu Sukabumi

Berdasarkan evaluasi, sambung Okih, ada kemungkinan jenazah telah terseret ke luar teluk Palabuhanratu menuju perairan laut lepas sekitar Ciracap dan Ujunggenteng.

"Kami sudah coba konfirmasi ke pihak keluarga korban, khusus hari ini (Jumat) tidak melaksanakan kegiatan operasi laut, hanya melakukan monitoring pemantauan darat dan menyerap informasi dari masyarakat atau nelayan.

"Namun sampai saat ini belum ada informasi berkaitan dengan adanya penemuan atau melihat jenazah korban," jelas Okih.

Namun demikian, kata Okih, untuk Tim Basarnas serta tim SAR Gabungan lain hari ini tetap melakukan pencarian terhadap Korban.

"Untuk besok kita tetap siapkan Tim SARDa, untuk antisipasi adanya informasi atau laporan dari masyarakat atau nelayan yang melihat atau menemukan jenazah tersebut." jelasnya.(*)