Tidak Hanya Jadi Abdi Negara MUI Kabupaten Sukabumi Minta ASN Jadi Abdi Agama

Senin, 30 November 2020 - 16:56 WIB
Tidak Hanya Jadi Abdi Negara MUI Kabupaten Sukabumi Minta ASN Jadi Abdi Agama
Tidak Hanya Jadi Abdi Negara MUI Kabupaten Sukabumi Minta ASN Jadi Abdi Agama

TatarSukabumi.ID - Momentum peringatan hari Korps Pegawai Negeri Republik Indonesia (KORPRI) ke-49  tahun 2020, Ketua MUI kabupaten Sukabumi  K.H.Dr. Oman Komarudin, M.Ag berharap Jajaran Aparatur Sipil Negara dapat lebih meningkatkan tugas sebagai sebuah amanah.

Menurut Oman Komarudin, peringatan HUT KORPRI wajib di syukuri mengingat tidak semua seorang mendapat kesempatan menjadi abdi negara dan masyarakat.

"Mereka yang telah menjadi ASN merupakan kenikmatan yang luar biasa yang wajib di syukuri, sebab berapa banyak orang yang ingin menjadi ASN namun belum juga terpanggil.

"Karena itu hakikat dari Allah jadi wajib di syukuri, sebab tidak semua orang tercapai cita-cita sebagai ASN," ungkap Oman Komarudin kepada TatarSukabumi.ID di sela peringatan HUT KORPRI tingkap Kabupaten Sukabumi, Senin (30/11).

BACA JUGA : Anugerah Personel Berprestasi Polres Sukabumi Kota, AKBP Sumarni Atensi Narkoba dan Geng Motor Harus di Berantas

Ketua MUI Kabupaten Sukabumi mengatakan, peringatan HUT KORPRI selain sebagai ajang dalam meningkatkan kinerja kepada masyarakat, untuk pribadi ASN perlu meningkatkan ketaqwaan.

Lebih jauh menurut Ketua MUI Kabupaten Sukabumi, ASN tidak hanya sebagai abdi negara sekaligus sebagai abdi agama.

"Dalam meningkatkan akhlaqul karimah, di Kabupaten Sukabumi ada pengajian untuk aparatur (ASN)," kata Ketua MUI.

BACA JUGA : 20 PNS Sukabumi Raih Anugerah Satya Lencana Karya Satya dari Presiden

Ketua MUI berharap seluruh ASN di lingkup Pemerintahan Kabupaten Sukabumi dapat mengikuti pengajian rutin.

"Barangkali kalau memang masih ada yang belum ikut melaksanakan (pengajian) Saya berharap Kepala Dinas -nya untuk dapat lebih menekankan (jajarannya) ikut kegiatan pengajian aparatur," sambungnya.

"Sebab dalam majelis taklim aparatur beberapa hal disampaikan berkaitan dengan sentuhan keimanan dan keyakinan," sambung Komarudin.

"Jadi bilamana ASN mendapatkan sentuhan qolbu, seumpama akan melakukan perbuatan tidak dikehendaki agama tentunya akan berpikir sekian kali." tandasnya.(*)