Pembekalan Entrepreneurship ASN  Kabupaten Sukabumi

Kamis, 19 November 2020 - 11:44 WIB
Pembekalan Entrepreneurship ASN  Kabupaten Sukabumi
Pembekalan Entrepreneurship ASN  Kabupaten Sukabumi

TatarSukabumi.ID - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sukabumi berikan pembekalan kewirausahaan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkup Pemkab Sukabumi, Kamis (19/11/2020).

Kepala BKPSDM Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman menyebut, subtansi kegiatan ini merajuk pada Peraturan Badan Kepegawaian Negara (PBKN) nomor 7 tahun 2013 tentang pedoman penyusunan standar kompetensi manajerial pegawai negeri sipil dan kewirausahaan (entrepreneurship) serta
peraturan Bupati Sukabumi nomor 106 tahun 2018 tentang struktur organisasi tata kerja BKPSDM, yakni terwujudnya kemampuan dalam menciptakan serta menerapkan tata tertib kinerja peran aparatur sipil negara (ASN) sebagai salah satu aset bangsa dalam rangka pemberdayaan organisasi agar mereka dapat meningkatkan pelayanan penyelenggaraan roda pemerintahan negara dibarengi kualitas pelayanan publik dalam era revolusi industri 4.0.

"Cakupan materi yang diberikan kepada 30 orang ASN yang terdiri dari pejabat administrator, struktural eselon III, yakni pembekalan kewirausahaan dimana pemerintah telah merancang road map program ASN berkelas dunia yang ditargetkan dapat di wujudkan pada 2024," ungkap Ade Suryaman, Kamis (19/11).

BACA JUGA : Tinjau Gudang Logistik KPU, Pjs Bupati Sukabumi : Tidak Ada Kebocoran dan Telah Diantisipasi dari Hama Tikus

Lebih jauh Ade menjabarkan, entrepreneurship secara etimologi merupakan suatu proses penerapan inovasi, kreativitas dalam menciptakan sesuatu yang berbeda memiliki nilai kemampuan menghadapi tantangan hidup dengan cara melihat peluang dari berbagai resiko, ketidak pastian demi mencapai kemanfaatan akselerasi program dan kegiatan pembangunan daerah.

"Terlebih nilai semangat kewirausahaan secara jangka panjang dapat dimanfaatkan kelak pada saat memasuki masa purnabakti (pensiun)," tuturnya.

Setelah mendapat materi dari motivator mental spiritual, praktisi kewirausahaan dan pejabat yang menangani pengembangan potensi kewirausahaan, sambung Ade, kriteria smart ASN dapat terbangun.

"Smart ASN memiliki penguatan kesadaran kinerja yang berintegritas, memiliki jiwa nasionalisme, profesional, berwawasan global tak lupa pertanggungjawaban hidup sebagai manusia patut diseimbangkan dengan cakupan akhlak budi pekerti, penguatan mental dan spiritual agar dalam pelaksanaan kinerja tupoksi ASN bisa berlaku berdasarkan aturan yang berlaku." ungkap Kepala BKPSDM Kabupaten Sukabumi.(*)