BKPSDM Laksanakan Ujian Dinas dan Penyesuaian Kenaikan Pangkat ASN Kabupaten Sukabumi

Selasa, 17 November 2020 - 17:26 WIB
BKPSDM Laksanakan Ujian Dinas dan Penyesuaian Kenaikan Pangkat ASN Kabupaten Sukabumi
BKPSDM Laksanakan Ujian Dinas dan Penyesuaian Kenaikan Pangkat ASN Kabupaten Sukabumi

TatarSukabumi.ID - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sukabumi bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Fakultas Institut Tekhnologi Bandung (LPPM ITB) menyelenggarakan Ujian Dinas (UD) serta ujian Penyesuaian Kenaikan Pangkat (UPKP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (17/11/2020).

Ujian ini dilaksanakan dengan melaksanakan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 secara ketat.

Kepala BKPSDM Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman kepada TatarSukabumi.ID menegaskan, penerapan prokes 3M merupakan kewajiban mutlak dalam pelaksanaan UD dan UPKP ini.

BACA JUGA : Yayasan Pendidikan Yasti Sukabumi Resmi Miliki Radio

Pelaksanaan UD dan UPKP tahun 2020 ini diikuti oleh 63 ASN yang telah memenuhi syarat administrasi.

Kategori jenis ujian meliputi kategori ujian dinas tingkat I yang di ikuti sebanyak 9 peserta, penyesuaian Ijasah Paket B ( SMP ) 1 peserta, Penyesuaian Ijasah Paket C ( SMA) diikuti 3 peserta, Penyesuaian Ijasah Diploma III sebanyak 1 Peserta, Penyesuaian Ijasah Strata 1 (S-1) sebanyak 41 peserta dan kategori penyesuaian Ijasah Strata 2 (S-2) sebanyak 8 peserta.

‘Pelaksanaan ujian ini sepenuhnya diserahkan ke Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat  Institut Tekhnologi Bandung (LPPM ITB) sehingga tidak ada campur tangan siapapun termasuk BKPSDM itu sendiri,  dalam menjamin kompetensi sesuai dengan kualitas dan jenjang  pendidikannya," ungkap Ade, Selasa (17/11).

BACA JUGA : Peralihan Sertifikat Halal Produk UMKM Dari MUI ke Kemenag

Masih kata Kepala BKPSDM, Ade menyebut pelaksanaan UD dan UPKP merupakan salah satu upaya yang dilakukan bidang kepegawaian dengan membuat standarisasi kualitas ASN sesuai jenjang pendidikan dan formasi jabatan (the right man on the right job).

Hal lainnya sambung Ade, merupakan upaya pengembangan kualitas kompetensi ASN guna menjawab tuntutan publik sebagai abdi negara terutama abdi masyarakat dalam melaksanakan pelayanan kinerja maksimal berintegritas (exellent service).(*)