Aplikasi OSS Milik DPMPTSP Permudah Berinvestasi di Kabupaten Sukabumi

Rabu, 11 November 2020 - 20:04 WIB
Aplikasi OSS Milik DPMPTSP Permudah Berinvestasi di Kabupaten Sukabumi
Aplikasi OSS Milik DPMPTSP Permudah Berinvestasi di Kabupaten Sukabumi

TatarSukabumi.ID - Sebagai salah satu  upaya menciptakan iklim investasi yang sehat sekaligus membuka peluang besar  lapangan kerja, Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP ) meningkatkan layanan perijinan usaha dan investasi di Sukabumi.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris DPTMPTSP Kabupaten Sukabumi Komarudin. Menurut Dia, berdasarkan Peraturan Bupati Sukabumi Nomor 62 tahun 2016, DPMPTSP memiliki tugas pokok fungsi dalam menyelenggarakan pelayanan administrasi terpadu dengan prinsip koordinasi, integrasi, sinkronisasi, implikasi, keamanan dan kepastian.

"Untuk membantu proses koordinasi terkait investasi penanaman modal dan perijinan yang meningkat, DPMPTSP memiliki tiga bidang yaitu Bidang Penanaman Modal, Bidang Pelayanan Perizinan dan Bidang Pengawasan dan Pengendalian," ungkap Komarudin, didampingi Kepala Bidang Penanaman Modal, Nina Widiawati dan Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian, Nanang Hidayatulloh.

BACA JUGA : 11/11 Resmi Larangan Penggunaan Kantong Plastik di Sukabumi Berlaku

Ditengah situasi pandemi, DPMPTSP Kabupaten Sukabumi memiliki strategi khusus sebagai upaya untuk meningkatkan investasi baik dari investor asing maupun lokal yaitu melalui program OSS (Online System Submission) untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan proses perijinan Perusahaan.

“ Proses perijinannya bisa dilakukan secara online melalui Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik (online) dengan Program OSS.

"Pada website tersebut, masyarakat diberikan kemudahan untuk melakukan proses perijinan usaha atau investasi tanpa harus datang langsung ke DPMPTSP," jelas Komarudin.

BACA JUGA : Universitas Muhammadiyah Sukabumi Ciptakan E-DAS Aplikasi Pemasaran Produk Pertanian

Lebih lanjut Komarudin mengatakan, Bidang Pengawasan dan Pengendalian memiliki peran yang tidak kalah penting dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif, yakni menyelesaikan permasalahan dalam dunia usaha, agar tercipta kesamaan persepsi antara pemerintah, masyarakat dan pengusaha.

"Jumlah pengaduan sampai dengan saat ini sejumlah 17 Pengaduan, dimana 16 pengaduan secara langsung telah terselesaikan dengan baik dan 1 pengaduan masih dalam proses penyelesaian," tutur Komarudin.

"Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu memiliki misi meningkatkan ekonomi lokal yang berwawasan lingkungan karena itu mari bersama-sama untuk mengatasi secara baik persolan-persoalan yang terjadi," pungkasnya.

Ditempat yang sama, Nina Widiawati menambahkan, pelaku usaha atau investor baik asing maupun lokal yang terbentuk melalui UMKM, diharapkan terus berinvestasi meski ditengah masa pandemi.

Tentunya, sambung Nina, dengan strategi itu, perekonomian masyarakat dapat stabil.(*)