Bambang Yunianto : Aksi Massa Buruh di Sukabumi Patut di Contoh

Rabu, 14 Oktober 2020 - 18:52 WIB
Bambang Yunianto : Aksi Massa Buruh di Sukabumi Patut di Contoh
Bambang Yunianto : Aksi Massa Buruh di Sukabumi Patut di Contoh
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Gabungan Buruh yang terhimpun dalam Koalisi Masyarakat Pekerja Sukabumi (Kompas) menggelar aksi demonstrasi di Gedung Rakyat Pendopo Kabupaten Sukabumi, Rabu (14/10/2020).

Aksi massa yang melibatkan ribuan Buruh dari sejumlah perusahaan di Sukabumi ini berjalan damai dan kondusif.

Kompas menyatakan sikap menolak Undang - undang Cipta Kerja Omnibuslaw yang telah disahkan Pemerintah dan DPR.

Tuntutan lainnya, mendesak Presiden Joko Widodo mengeluarkan Perppu membatalkan Undang-undang Cipta Kerja yang belum lama ini disahkan.

BACA JUGA : Kabar Baik Program Bantuan Usaha Mikro Senilai 2,4 Juta Bagi Pelaku UMKM Kembali di Buka

Tuntutan yang tidak kalah pentingnya, massa aksi menuntut 6 orang Anggota DPR RI yang mewakili masyarakat Sukabumi di Gedung Senayan Jakarta untuk datang ke Sukabumi.

Buruh meminta Anggota DPR RI khususnya yang mewakili wilayah Sukabumi untuk memberikan klarifikasi serta penjelasan detail terkait seluruh substansi Undang-undang Omnibuslaw agar tidak terjadi kegaduhan di masyarakat.

"Hari ini kami menuntut anggota DPR RI khususnya 6 orang wakil rakyat Sukabumi hadir dihadapan kita dan mengklarifikasi tentang UU Cipta Kerja, yang saat ini draft nya saja tidak jelas, bahkan pemerintah daerah juga tidak tahu," ungkap Koordinator Aksi, Nendar Supriatna, Rabu (14/10).

BACA JUGA : Demo Gabungan Buruh Tolak Omnibuslaw di Gedung Pendopo Sukabumi

Massa aksi di terima oleh Penjabat Sementara Bupati Sukabumi, R Gani Muhamad, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi Bambang Yuniato, Kapolres Sukabumi AKBP Lukman Syarif dan Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni.

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara kepada awak media menyatakan, seluruh aspirasi yang telah di suarakan buruh telah di terima untuk selanjutnya akan ditindak lanjuti dan di teruskan ke DPR RI maupunPemerintah Pusat.

"Aspirasi ini akan kami sampaikan, semoga menjadi bahan bagi DPR RI dan Pemerintah Pusat dalam penyempurnaan Undang-undang Cipta Kerja ini," ungkap Yudha Sukmagara.

BACA JUGA : Ketua Apdesi Kabupaten Sukabumi Resmikan Jembatan Penghubung Parakansalak Kalapanunggal

Ditempat yang sama, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi Bambang Yunianto menyatakan apresiasi kepada gabungan Buruh yang telah melaksanakan aksi unjuk rasa dengan damai.

"Ini merupakan sebuah prestasi, aksi yang melibatkan ribuan massa tapi tetap berjalan aman, damai dan kondusif.

"Mengeluarkan aspirasi tidak dilarang seperti yang telah diatur dalam Undang-undang, aksi massa oleh Buruh Sukabumi yang aman damai ini patut di contoh oleh seluruh pengunjuk rasa di Indonesia," ungkap Bambang Yunianto.

Dari pantauan TatarSukabumi.ID, setelah mengeluarkan aspirasi, orasi hingga melakukan dialog dengan seluruh jajaran Forkopimda, sekitar pukul 13.00 WIB, massa aksi membubarkan diri.(*)