Demo Gabungan Buruh Tolak Omnibuslaw di Gedung Pendopo Sukabumi

Rabu, 14 Oktober 2020 - 13:40 WIB
Demo Gabungan Buruh Tolak Omnibuslaw di Gedung Pendopo Sukabumi
Demo Gabungan Buruh Tolak Omnibuslaw di Gedung Pendopo Sukabumi
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Ribuan Buruh gelar aksi unjuk rasa tolak Undang-undang Cipta Kerja Omnibuslaw di Gedung Pendopo Kabupaten Sukabumi, Rabu (13/10/2020).

Tidak hanya satu serikat buruh, aksi massa kali ini melibatkan sejumlah serikat yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Pekerja Sukabumi (Kompas).

Koordinator Aksi, Nendar Supriatna kepada awak media menyatakan 2 aspirasi yang di teriakkan buruh hari ini.

"Pertama kita menyuarakan penolakan terhadap Undang-undang Cipta Kerja, dan kedua kita meminta 6 orang wakil rakyat wilayah Sukabumi di DPR bisa hadir dan menjelaskan secara menyeluruh atas hiruk pikuknya Undang-undang ini," tegas Nendar, Rabu (13/10).

BACA JUGA : DPRD Kabupaten Sukabumi Godok Raperda Zakat, Wacana Buruh Zakat ke Baznas

Massa aksi diterima langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara dan Pjs Bupati Sukabumi R Gani Muhammad.

Kepada awak media, Yudha menjelaskan, seluruh aspirasi yang telah di suarakan buruh di terima untuk selanjutnya akan di teruskan ke DPR RI dan Pemerintah Pusat.

"Aspirasi ini di sampaikan semoga menjadi bahan bagi DPR RI dan Pemerintah Pusat dalam penyempurnaan Undang-undang Cipta Kerja ini," ungkap Yudha.

"Saya Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi dan Pjs Bupati Sukabumi telah tanda tangan suratnya," tandasnya.

BACA JUGA : Antisipasi Mobilitas Massa Aksi ke Jakarta, Polisi Lakukan 3 Titik Penyekatan Sepanjang Jalan Sukabumi - Bogor

Dalam aksi ini Buruh menurunkan massa 1500 orang, sementara aparat keamanan yang diturunkan mencapai 750 anggota.

"Kami menurunkan tim gabungan dari Polres Kota dan Kabupaten Sukabumi total personil yang kita turunkan 750 anggota," ungkap Kapolres Sukabumi, AKBP M Lukman Syarif.(*)