Antisipasi Mobilitas Massa Aksi ke Jakarta, Polisi Lakukan 3 Titik Penyekatan Sepanjang Jalan Sukabumi - Bogor

Selasa, 13 Oktober 2020 - 11:14 WIB
Antisipasi Mobilitas Massa Aksi ke Jakarta, Polisi Lakukan 3 Titik Penyekatan Sepanjang Jalan Sukabumi - Bogor
Antisipasi Mobilitas Massa Aksi ke Jakarta, Polisi Lakukan 3 Titik Penyekatan Sepanjang Jalan Sukabumi - Bogor
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Kepolisian Resor Sukabumi menggelar penyekatan di sejumlah Ruas Jalan Sukabumi - Bogor, Selasa (13/10/2020).

Operasi ini dilakukan untuk mengantisipasi mobilitas massa yang akan ke Jakarta untuk melakukan aksi demonstrasi.

Sedikitnya 3 titik penyekatan dilakukan di sepanjang ruas Jalan meliputi Cibolang, Simpang Ratu Cibadak dan perbatasan Cicurug Kabupaten Sukabumi.

"Sesuai perintah atasan kami, Kapolres Sukabumi, Kita melakukan penyekatan di pertigaan Jalan Cagak Simpang Ratu Cibadak, yang kedua di Simpang Cibolang , dan di Cicurug pun dilaksanakan," ungkap Kapolsek Cibadak, Kompol Hadi Santoso kepada TatarSukabumi.ID di Simpang Ratu Cibadak, Selasa (13/10).

BACA JUGA : Kartu Keluarga Sejahtera Dijadikan Jaminan Pinjaman

Lebih jauh Kompol Hadi mengatakan, upaya ini dilaksanakan untuk mengantisipasi mobilitas pergerakan masyarakat yang akan menggelar aksi massa di Ibukota Jakarta.

"Untuk di wilayah Cibadak ini di ploting 1 Peleton di bawah pimpinan Iptu Tedi dari Polsek Nagrak dengan anggota dari berbagai Polsek wilayah Utara Sukabumi," jelas Hadi.

Disinggung awak media hingga kapan upaya penyekatan ini akan terus di laksanakan, Kompol Hadi angkat suara.

"Kegiatan ini dilaksanakan hingga melihat situasi dan kondisi kondusif. yang jelas sampai selesai bagaimana situasi di Jakarta," tegasnya.

BACA JUGA : Pasar Penampungan Sementara Cibadak Terbakar

Dari pantauan awak media di lokasi pusat Kota Nayor Cibadak, situasi jalan lancar terkendali, tidak terpantau lonjakan massa terutama yang akan melakukan aksi di Jakarta.

"Sejak  pagi hingga siang ini kami melakukan penyekatan, pengecekan mobilitas massa ke Jakarta. Belum didapat adanya kelompok masyarakat yang mengarah ke Jakarta, masih normal, hanya masyarakat yang melakukan kegiatan umum.

"Kami melaksanakan kegiatan ini secara persuasif, dengan koordinasi dan pendekatan secara silaturahmi mengharapkan masyarakat yang mengarah ke Jakarta tidak melakukan aksi anarkis kekerasan, dan tidak membawa alat tajam dan benda lainnya," beber Kompol Hadi.(*)