KPU Resmi Ketuk Palu Jumlah Daftar Pemilih Tetap Pilkada Sukabumi 2020

Sabtu, 10 Oktober 2020 - 20:11 WIB
KPU Resmi Ketuk Palu Jumlah Daftar Pemilih Tetap Pilkada Sukabumi 2020
KPU Resmi Ketuk Palu Jumlah Daftar Pemilih Tetap Pilkada Sukabumi 2020

TatarSukabumi.ID - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sukabumi menggelar rapat pleno rekapitulasi DPSHP serta menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi 2020.

Dalam rapat pleno yang dilaksanakan di Hotel Pangrango Sukabumi, KPU Kabupaten Sukabumi menetapkan jumlah DPT Pilkada Kabupaten Sukabumi 2020 mencapai 1.816,214, Sabtu (10/10/2020).

Dari total DPT, Pemilih Pria mencapai 916.120 sementara, wanita mencapai 900.094 pemilih.

Terjadi penurunan jumlah Pemilih di Pemilihan Umum 2019 lalu, di Pemilu lalu jumlah DPT mencapai 1.826.011 atau berkurang diangka 10 ribu pemilih dibanding dengan jumlah Pemilih di Pilkada Sukabumi 2020.

BACA JUGA : Masih Ada Potensi Demo Susulan di DPRD Kota Sukabumi, Ini Pemicunya

"Sesuai tahapan Pilkada 9 hingga 16 Oktober merupakan rangkaian pleno terbuka, DPSHP, sekaligus menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT).

"Ini telah sesuai dengan tahapan di tingkat TPS tanggal 5, ditingkat PPK tanggal 7 dan sekarang tanggal 10 Oktober di tingkat Kabupaten," ungkap Ayi Saepudin, Komisioner Divisi Data dan Informasi pada KPU Kabupaten Sukabumi.

Ayi Saepudin memastikan jumlah DPT Pilkada Sukabumi 2020 telah resmi di ketuk berjumlah 1.816,214 pemilih, sementara jumlah TPS (Tempat Pemilihan Suara) mencapai 5171 se- Kabupaten Sukabumi.

"Terkait DPT nantinya menjadi acuan bagi pengadaan logistik (kertas suara), kemudian di pelaksanaan nanti pencoblosan mengenai berapa jumlah pemilih per TPS sudah dapat dipastikan sesuai dengan apa yang kami tetapkan," jelasnya.

BACA JUGA : Panorama Pantai Cibuaya Ujunggenteng Memikat Wisatawan

Meski jumlah DPT telah final, Ayi Saefudin menyebut masih ada potensi perubahan data pemilih, disebabkan warga yang  pindah atau meninggal dunia.

"Masih tidak tertutup kemungkinan hingga tanggal 9 Desember hari pencoblosan ada mobilisasi pemilih baik pindah maupun meninggal dunia.

"Teknis untuk pemilih yang pindah atau meninggal dunia, nanti pada saat penyebaran undangan C6 maka jika yang meninggal dunia nanti tidak akan menerima formulir C6," tutur Ayi.

Komisioner Divisi Data dan Informasi pada KPU Kabupaten Sukabumi menyebut, sesuai Undang-undang 10 tahun 2016 penambahan logistik mencapai 2,5 dari jumlah DPT.

"Jadi hitungannya 2,5 persen setiap TPS, bukan komulatif se Kabupaten Sukabumi, jadi per TPS ditambah 2,5 persen dari jumlah DPT yang telah di tentukan." jelasnya.(*)