Bantu Alkes dan APD RSUD di Sukabumi, Ribka Tjiptaning : Rumah Sakit Tidak Boleh Bedakan Pasien BPJS dan Bayar Tunai

Rabu, 07 Oktober 2020 - 13:55 WIB
Bantu Alkes dan APD RSUD di Sukabumi, Ribka Tjiptaning : Rumah Sakit Tidak Boleh Bedakan Pasien BPJS dan Bayar Tunai
Bantu Alkes dan APD RSUD di Sukabumi, Ribka Tjiptaning : Rumah Sakit Tidak Boleh Bedakan Pasien BPJS dan Bayar Tunai

TatarSukabumi.ID - Anggota Komisi IX DPR-RI, Ribka Tjiptaning salurkan bantuan Alat Kesehatan (Alkes) dan Alat Pelindung Diri (APD) kepada 3 RSUD di Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Ketiga Rumah Sakit penerima bantuan meliputi RSUD R Syamsudin SH (Bunut) RSUD Palabuhanratu dan RSUD Sekarwangi Cibadak.

Dalam penyerahan Alkes dan APD tersebut, politisi wanita PDI Perjuangan didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) Kabupaten Sukabumi, Sirojudin, Rabu (7/10/2020).

"Hari ini kami menyerahkan bantuan alat kesehatan sebagai penunjang dalam penanganan pasien Covid-19.

"Kami harapkan, pihak rumah sakit dapat merawat dan memanfaatkan alat ini dengan sebaik-baiknya," ungkap Ribka disela penyerahan APD dan ventilator di RSUD Sekarwangi Cibadak, Rabu (7/10).

BACA JUGA : Kebijakan Pemberlakukan Kembali Sekolah Tatap Muka di Sukabumi

Sebelumnya, alat yang sama juga diserahkan kepada RSUD R Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi dan RS Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi sebagai Rumah Sakit rujukan di Sukabumi.

Lebih lanjut Ribka menyampaikan, tenaga medis RSUD Sekarwangi dihimbau untuk dapat menjalankan tugas secara optimal dalam merawat pasien Covid-19 tanpa membedakan status sosial maupun latar belakang pasien.

"Rumah sakit tidak boleh membedabedakan pasien BPJS dan pasien yang membayar tunai," tegas Ribka Tjiptaning.

BACA JUGA : Aktivitas Gempa Sepanjang Agustus Hingga September 2020 Cenderung Menurun

Disela kegiatan Politisi wanita di Gedung Rakyat Senayan mengulas sebelum menyerahkan bantuan, dirinya menyempatkan diri meninjau salah seorang anak di Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng yang tengah menjalani isolasi.

"Anak itu ditinggal pergi bapaknya, sementara ibunya telah meninggal dunia saat dia usia 3 tahun," tutur Ribka.

"Saat ini usianya 6,5 tahun, dan Dia tinggal bersama sang nenek yang hidupnya pas-pasan," sambungnya.

“Anak ini kurang gizi, dan menderita sakit, pasti membutuhkan perawatan yang sangat lama," terangnya.

Di tempat yang sama Dirut RSUD Sekarwangi Cibadak, dr. Albani menyatakan apresiasi atas bantuan alat kesehatan yang telah diberikan Anggota Komisi IX DPR-RI, Ribka Tjiptaning.

"Kami sangat membutuhkan APD untuk tenaga medis dan ventilator. Alat kesehatan dari Bu Ribka ini sangat bermanfaat dan menunjang tugas kami dalam melayani masyarakat." ungkap Albani.(*)