Siaran Parabola Hilang Ternyata Ini Penyebab dan Solusinya

Kamis, 01 Oktober 2020 - 21:09 WIB
Siaran Parabola Hilang Ternyata Ini Penyebab dan Solusinya
Siaran Parabola Hilang Ternyata Ini Penyebab dan Solusinya
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Sejumlah siaran telivisi FTA (free to air) gratis dan beberapa stasiun Televisi penghuni Satelit Palapa D pindah ke Satelit Telkom 4 pertanggal 1 Juli 2020.

Namun tidak seluruh siaran televisi  FTA dan siaran TV berlangganan (Pay TV)
pindah Juli lalu, masih ada yang bertahan di Satelit Palapa D.

Hari ini, Kamis (01/10/2020) sejumlah pengguna TV berbayar yang belum mengarahkan parabola-nya ke Satelit Telkom 4 mengeluh, pasalnya seluruh siaran TV berbayar tidak bisa di nikmati.

Keluhan diantaranya di rasakan pelanggan K-Vision, TV berlangganan yang di resmi mengudara 18 April 2014 silam di chanel satelit Palapa D (C-band) dan Measat 3a (91.4° E) KU-band di frekuensi 12396 H 31000 dan 12436 H 31000.

BACA JUGA : Jangan Panik! Tingkatkan Literasi Tentang Potensi Gempa Megathrust

Bukan kesalahan dari Pihak K-Vision, sebelumnya K-Vision telah memberikan informasi lewat website resmi maupun pemberitaan bahwa layanan K-Vision C-band pindah satelit.

Dikutip dari running text yang dikeluarkan Pihak K-Vision, Layanan C-Band K-Vision sepenuhnya beralih dari Satelit Palapa-D ke Satelit Telkom 4 Merah Putih per tanggal 1 Oktober 2020. Pastikan Anda telah mengarahkan parabola C-Band Anda ke Satelit Telkom 4 untuk mendapatkan channel yang lebih banyak dan lebih berkualitas.

BACA JUGA : Jangan Gagal Paham Tentang Gempa Megathrust  dan Potensi Tsunami di Pulau Jawa

Untuk diketahui, Satelit Palapa D berakhir beroperasi pada bulan Juli 2020, dan rencananya tugas Satelit Palapa D digantikan oleh Satelit Palapa N1 (Nusantara 2).

Namun sayangnya, Satelit Palapa N1 yang diluncurkan pada 9 April 2020 lalu gagal mengorbit dan hancur saat mengudara.

Halaman Selanjutnya