DPRD Provinsi Jabar Desak Percepatan 3 Daerah Otonomi Baru Garut Bogor dan Sukabumi

Rabu, 16 September 2020 - 19:42 WIB
DPRD Provinsi Jabar Desak Percepatan 3 Daerah Otonomi Baru Garut Bogor dan Sukabumi
DPRD Provinsi Jabar Desak Percepatan 3 Daerah Otonomi Baru Garut Bogor dan Sukabumi
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Barat mendesak pencabutan moratorium Daerah Otonomi  Baru Provinsi Jawa Barat.

Komisi I DPRD provinsi Jawa Barat menindak lanjuti nota pengantar dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil terkait pengusungan 3 calon daerah otonomi baru meliputi Kabupaten Garut Selatan, Bogor Barat, dan Sukabumi Utara.

"Sebelum naskah kesepahaman itu ditandatangani, Kami melakukan pemeriksaan ulang persiapan calon daerah otonomi baru ini, Kami telah mengunjungi Garut Selatan, Kabupaten Bogor dan terakhir Sukabumi Utara.

"Dan ternyata Sukabumi lebih siap, tadi disampaikan bahwa pembentukan otonomi baru Sukabumi Utara bukan lagi keinginan tapi suatu kebutuhan untuk meningkatkan pelayanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ungkap Sadar Muslihat, Sekretaris DPRD Provinsi Jawa Barat  kepada TatarSukabumi.ID di Gedung Pendopo Sukabumi, Rabu (16/9).

BACA JUGA : Seragam Satpam Akan Menyerupai Pakaian Dinas Polri Dilengkapi Dengan Pangkat

Menurut Sekretaris Komisi I DPRD Jabar, wacana penambahan daerah otonomi Jawa Barat saat ini telah mengerucut, tinggal menunggu pencabutan moratorium di tingkat pusat.

"Semoga segera terwujud, walaupun sejatinya ini masih moratorium, jadi pemerintah pusat masih belum menerbitkan PP (Peraturan Pemerintah) tentang pemekaran ini,

"Namun kita sudah dengar sendiri pak Jokowi menyampaikan bahwa Papua akan dilakukan pemekaran, kemarin Menko Polhukam juga demikian, dan semoga ini juga berlaku untuk Jabar," terangnya.

BACA JUGA : Heri Gunawan Tabuh Genderang Perang di Pilkada Sukabumi

Lebih jauh Sadar Muslihat membeberkan, agar terjadi keseimbangan fiskal, Jawa Barat berpotensi menambah daerah otonomi baru, dari 27 daerah Kota Kabupaten saat ini, ada potensi pemekaran hingga menjadi 40 daerah Kota Kabupaten di Jawa Barat.

"Kita menuntut keadilan ini untuk Jawa Barat dengan menambah daerah otonom baru," kata Sadar.

"Kami dari provinsi mendorong sepenuhnya, segera setelah kunjungan ini melengkapi rekomendasi kepada pimpinan untuk segera melakukan kesepakatan bersama dengan Gubernur," sambung Dia.

"Setelah ini tinggal melanjutkan ke tahapan teknis, tindakan politis sudah, nanti akan ada tim independen yang akan memeriksa ulang kesiapan otonomi daerah baru." tandasnya.(*)