Sempat Dihentikan BLK Sukabumi Kembali Buka Pelatihan Kerja Berbasis Kompetensi

Selasa, 04 Agustus 2020 - 18:52 WIB
Sempat Dihentikan BLK Sukabumi Kembali Buka Pelatihan Kerja Berbasis Kompetensi
Sempat Dihentikan BLK Sukabumi Kembali Buka Pelatihan Kerja Berbasis Kompetensi
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Sukabumi kembali membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) gelombang pertama di tahun 2020 setelah sebelumnya sempat terhenti akibat pandemi virus Corona yang melanda.

Pada PBK gelombang I 2020 Sukabumi Kompeten ini, pelatihan kerja difokuskan pada bidang kejuruan perakitan komputer, pengelasan, pengoperasian mesin fresh, mesin bubut, teknisi instalasi listrik (ITL) dan teknisi AC Split.

BACA JUGA : Buruh Demo IDI Kabupaten Sukabumi Buntut Panjang Dugaan Malpraktek dan Pungli di Rumah Sakit Sekarwangi

Kepala UPTD BLK pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi, Ridwan Agus Mulyawan kepada TatarSukabumi.ID menyatakan, pelaksanaan pelatihan berbasis kompetensi gelombang pertama ini sempat terhenti sejak 19 maret 2020 akibat pandemi Covid-19.

Menurut Ridwan, setelah ditetapkan masuk dalam fase Adaptasi Kehidupan Baru (AKB) serta berdasarkan surat persetujuan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi tertanggal 29 juli 2020, maka kegiatan pelatihan berbasis kompetensi di UPTD BLK kembali dilanjutkan.

"Guna mendukung keberhasilan AKB pencegah penyebaran Covid-19, Kami berkomitmen menerapkan protokol kesehatan dalam menjalankan aktivitas PBK gelombang pertama ini," beber Ridwan, Selasa (4/8/8/2020).

BACA JUGA : Sukabumi Rawan Kekerasan Asusila Perundungan Trafficking hingga Kasus Penelantaran Anak

Lebih jauh Ridwan mengatakan, standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditempuh sesuai protokol kesehatan penanganan Covid-19 dari WHO (World Health Organisation) BLK Kabupaten Sukabumi melakukan penyemprotan disinfektan diseluruh area Workshop.

Tidak hanya itu sambung Ridwan, diberlakukan physical distancing secara ketat kepada seluruh peserta PBK dengan metode pembagian ruangan praktek, penggunaan masker serta face shield (pelindung wajah) serta pengecekan suhu tubuh seluruh peserta setiap memasuki area workshop.

"Setiap peserta juga wajib melaksanakan cuci tangan, dan kami pun menyiapkan hand sanitizer dibeberapa sudut workshop," jelas Ridwan.

Ridwan berharap, meski ditengah situasi sulit melawan Covid-19, Pelatihan Berbasis Kompetensi yang dilaksanakan Pemkab Sukabumi menjadi salah satu bentuk ikhtiar dalam mewujudkan Sumber Daya Manusia yang lebih unggul berkompeten.

"Sehingga mereka bisa mandiri, berwirausaha, setelah mendapat keterampilan teknis produksi yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja industri di wilayah kabupaten Sukabumi." Tandasnya.(*)