Aturan Shalat Idul Adha dan Ibadah Kurban di Sukabumi

Kamis, 30 Juli 2020 - 17:36 WIB
Aturan Shalat Idul Adha dan Ibadah Kurban di Sukabumi
Aturan Shalat Idul Adha dan Ibadah Kurban di Sukabumi
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Kepala Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi, Abas Resmana menyatakan sesuai keputusan Menteri Agama, pelaksanaan Idul Adha 10 Dzulhijjah 1441 Hijriah jatuh pada Jum'at (31/7/2020) besok.

Ditengah pandemi Covid-19, Pemerintah menghimbau masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan.

"Yang pasti Shalat Idul Adha dilaksanakan dengan baik, tentunya panitia bisa mengatur jamaah serta mengedepankan sisi protokol kesehatan," ungkap Abas saat ditemui di Kantor Kemenag Kabupaten Sukabumi, Kamis (30/7).

BACA JUGA : Bawaslu Kabupaten Sukabumi Belum Dapat Jatah Rapid Test Covid-19

Masih kata Abas, dengan lahirnya Peraturan Menteri Agama (PMA) nomor 94 maka pelaksanaan ibadah Haji di tahun 2020 ini tertunda.

"Tertunda dan sangat terbatas masyarakat mengikuti prosesi ibadah haji, mengikuti SOP kesehatan dari WHO, tentunya kita prihatin suasana Idul Adha sekarang tidak seperti tahun sebelumnya," ungkap Abas.

Lebih jauh Abas meminta jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) di seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi untuk aktif bersinergi bekerjasama menghidupkan suasana ubudiyah Idul Adha dengan tetap menjalankan standar operasional kesehatan.

BACA JUGA : Bandar Hexymer dan Tramadol Dibekuk Polisi di Sukalarang Sukabumi

Sementara itu, Kementrian Kesehatan RI merilis sejumlah ketentuan dalam pelaksanaan Ibadah Kurban di tengah pandemi Covid-19.

Penjual dan pembeli harus sehat dibuktikan dengan surat keterangan dari
Puskesmas/rumah sakit, selanjutnya penjual hewan kurban harus memakai masker, lengan panjang, dan sarung tangan saat berjualan dan penjualan hewan kurban dilakukan ditempat yang telah mendapat izin.

Penjualan hewan kurban harus melibatkan Dewan Kemakmuran Masjid, Baznas atau organisasi atau Lembaga amil zakat lainnya.

Petugas pemotongan tidak merokok, meludah dan perhatikan etika bersin, batuk, selama pemotongan dengan tetap menjaga jarak, menggunakan masker atau pelindung wajah (face shield).

Jaga jarak saat berinteraksi di
kegiatan kurban dan hindari bersalaman atau bersentuhan langsung.

Hindari perpindahan orang antar wilayah Perhatikan kebersihan setiap orang dan tempat kurban.

Orang yang masuk ke lokasi penjualan hewan kurban harus CTPS atau menggunakan hand sanitizer
lebih dahulu dan setelah pulang dari lokasi kurban wajib mandi.(*)