Jalin Kerjasama Dengan Pemkab Sukabumi Balittri Klaim Miliki Produk Penangkal Virus

Selasa, 21 Juli 2020 - 09:37 WIB
Jalin Kerjasama Dengan Pemkab Sukabumi Balittri Klaim Miliki Produk Penangkal Virus
Jalin Kerjasama Dengan Pemkab Sukabumi Balittri Klaim Miliki Produk Penangkal Virus
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) pada Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian tengah melakukan penelitian dan saat ini mengklaim telah memiliki produk penangkal virus.

Hal ini diungkap Kepala Balittri Dr Tri Joko Santoso SP MSi dalam kunjungan kerjanya di Gedung Pendopo Kabupaten Sukabumi pada Senin (20/7/2020) kemarin.

"Kita ada suatu produk, dari hasil penelitian kami menghasilkan produk seperti penangkal virus, minyak angin roll on, hand sanitizer dan makanan," ungkap Tri Joko Santoso, Senin (20/7).

Lebih jauh Kepala Balittri menyatakan Pihaknya tengah intens melakukan penelitian terkait dengan tanaman industri dan penyegar dan diharapkan Balittri bisa lebih menjalin kerjasama serta berkolaborasi dengan Pemkab Sukabumi.

"Ada sekitar 15 komoditas utama yang kami tangani diantaranya tanaman Kopi,  kakao, teh dan lainnya. Semoga kedepan hubungan kerjasama dengan Pemkab Sukabumi semakin terjalin," tandasnya.

BACA JUGA : Sah! Adjo Sardjono Iman Adinugraha Dapat Restu DPP PAN di Pilkada 2020

Kunjungan kerja tim Balittri diterima Wakil Bupati Sukabumi, Adjo Sardjono, menurut Wabup, di masa pandemi Covid-19, alat kesehatan pelindung diri relatif sangat mahal dan susah didapat.

Atas nama Pemda Kabupaten Sukabumi Wabup mengapresiasi hadirnya produk produk hasil penelitian Balittri, kedepan Pemkab Sukabumi akan meningkatkan hubungan kerjasama dengan Balittri.

"Secara teknis kami terus berupaya mencari solusi terkait pencegahan penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Sukabumi khususnya," ungkap Adjo.

Adjo berharap, kedepan kerjasama di sektor pertanian lebih bisa berkembang, mengingat wilayah Sukabumi memiliki areal pertanian yang memadai dan produktif.

"Kedepan kita  bisa terus berkolaborasi dan kerja sama dalam pengembangan komoditi yang prospektif untuk kesejahteraan masyarakat mengingat Sukabumi mempunyai lahan pertanian yang cukup luas". pungkasnya.(*)