Masalah Pelayanan Adminduk, Iyos Somantri : Berantas Pungli dan Calo yang Merugikan Masyarakat

Jumat, 17 Juli 2020 - 10:31 WIB
Masalah Pelayanan Adminduk, Iyos Somantri : Berantas Pungli dan Calo yang Merugikan Masyarakat
Masalah Pelayanan Adminduk, Iyos Somantri : Berantas Pungli dan Calo yang Merugikan Masyarakat
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID -  Tingkatkan kualitas sumber daya manusia pengelola administrasi kependudukan (Adminduk), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sukabumi bimtek petugas pelayanan adminduk.

Bimtek yang dilangsungkan di Hotel Augusta Sukabumi pada Kamis (16/7) kemarin dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Iyos Somantri serta ratusan petugas pelayanan adminduk tingkat Desa se-Kabupaten Sukabumi.

Iyos menyatakan apresiasi atas upaya yang telah ditempuh Disdukcapil meski ditengah fase Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) pencegahan dan pengendalian Covid19, namun tetap melaksanakan bimtek peningkatan SDM sebagai salah satu inisiatif penting dalam mewujudkan tata kelola administrasi kependudukan yang tertib.

BACA JUGA : Ada Apa Dengan Tanda Bukti Coklit Pemilihan Bupati Sukabumi yang Dikeluarkan KPU

Sekda Kabupaten Sukabumi berharap seluruh peserta bimtek dapat mengikuti, menyimak dan mencermati seluruh materi, maupun regulasi terkait pelayanan adminduk bagi masyarakat.

"Petugas registrasi desa (PRD) atau kelurahan, jalankan tupoksi membantu warga masyarakat," ungkap Iyos.

"Yang patut di ingat dan di implementasikan dalam kinerja adalah optimalkan pelayanan dalam menyelesaikan berbagai permasalahan  pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk)," sambung Iyos

"Dan pemberantasan pungli serta calo yang merugikan masyarakat," tegas Iyos Somantri, Kamis (16/7).

BACA JUGA : Wisatawan Depok Terseret Gelombang Tinggi Laut Ujunggenteng Hingga 1 Kilometer

Ditemoat yang sama, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sukabumi menyatakan kompleksitas peran dan fungsi Petugas Registrasi Desa/Kelurahan dalam memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan Administrasi Kependudukan.

"Dengan cepatnya perkembangan penduduk, seyogyanya Petugas Registrasi yang hanya menerima honor 250 ribu perbulan bisa updating keahlian dan keterampilan terutama menyangkut pelaporan data kependudukan, sehingga menghasilkan data yang akurat untuk kepentingan pembangunan daerah Kabupaten Sukabumi," tegas Iwan.

Dadi pantauan TatarSukabumi.ID, selepas bimtek, Petugas Register Desa (PRD) mendapat honor selama tiga bulan sekaligus senilai 750 ribu rupiah.

Dalam kegiatan ini Disdukcapil Kabupaten Sukabumi juga memberikan titipan KTP elektronik bagi warga masyarakat yang telah selesai di cetak namun belum diambil setelah proses pendaftaran ditempuh.(*)