Ada Kantin Kejujuran di Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi

Rabu, 15 Juli 2020 - 18:39 WIB
Ada Kantin Kejujuran di Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi
Ada Kantin Kejujuran di Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Kembali di buka untuk pegawai dan masyarakat umum, Kantin Kejujuran yang berada di Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi yang berada di Jalan Karang Tengah nomor 456 Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Kantin yang menyediakan berbagai jenis makanan ringan dan minuman ini berada tetap di depan Aula Kantor Kejaksaan.

Ada yang unik dari kantin ini, etalase terbuka penuh dengan makanan dan minuman ini tidak di tunggu oleh siapapun.

Pembeli diperbolehkan mengambil makanan dan minuman yang di jual dengan catatan membayar sendiri kedalam kotak hijau yang telah disediakan sesuai list harga barang yang tertempel di atas etalase dagangan.

BACA JUGA : Bantuan Covid-19 Tahap II Tidak Diterima Masyarakat, DPRD Kabupaten Sukabumi Angkat Suara

Bambang Yunianto, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi mengatakan, Kantin Kejujuran ini merupakan program Kejari Kabupaten Sukabumi yang kembali di hidupkan kembali setelah sempat vakum beberapa lama.

"Program Kantin Kejujuran itu sebenarnya sudah lama, kebetulan saya menjabat Kejari Kabupaten Sukabumi, saya berinisiatif menghidupkan kembali program tersebut khususnya di lingkungan Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi," kata Bambang kepada TatarSukabumi.ID, Rabu (15/7).

BACA JUGA : Kandang Ayam di Simpenan Ludes Dilalap Api

Lebih jauh Bambang mengutarakan, Kantin ini mengisyaratkan bahwa setiap manusia di tuntut untuk berprilaku jujur.

"Sistem kantin ini untuk mendidik setiap orang yang akan berbelanja agar melayani diri sendiri, dan di sini harus jujur karena mereka akan memasukan uang sesuai dengan daftar harga jadi tidak ada istilah kasir," kata Bambang.

Dengan Kantin ini diharapkan, masyarakat pengunjung Kejari Kabupaten Sukabumi dapat terlayani sekaligus menjadi pengingat bahwa seluruh manusia wajib mempunyai sifat jujur.

"Jadi mereka memasukan sendiri uang ke tempat yang telah kita sediakan, kalau memang ada kembalian dari harga tersebut, dia bisa mengambil sendiri uang kembaliannya." ungkap Kajari.(*)