Masuki AKB Pembangunan Infrastruktur Jalan Jembatan dan Irigasi di Sukabumi Siap Digeber

Kamis, 02 Juli 2020 - 17:29 WIB
Masuki AKB Pembangunan Infrastruktur Jalan Jembatan dan Irigasi di Sukabumi Siap Digeber
Masuki AKB Pembangunan Infrastruktur Jalan Jembatan dan Irigasi di Sukabumi Siap Digeber
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Memasuki era adaptasi kebiasaan baru (AKB) Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi mengaku telah menyiapkan strategi pembangunan yang sempat tertunda akibat pandemi Covid-19.

Sejumlah persiapan telah dilakukan Dinas PU menghadapi geliat pembangunan di tahun anggaran 2020, meski sejumlah anggaran khususnya pembangunan infrastruktur mengalami pergeseran.

Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Asep Jaffar kepada TatarSukabumi.ID menyatakan hampir 40 persen anggaran Dinas PU tahun anggaran 2020 ditarik guna penanganan Covid-19.

BACA JUGA : Sukabumi Krisis Regenerasi Pemimpin, Reni Marlinawati Turun Gunung Jajaki Pilkada Sukabumi

"Kita telah persiapkan pembangunan jalan, irigasi, dan jembatan, jadi saat anggaran keluar, untuk data data kami sudah siap,"

"Sekitar 94,6 Miliar dari total 254 Miliar hampir 40 persen anggaran dinas PU di refocusing," jelas Asep Jafar kepada TatarSukabumi.ID di gedung Pendopo Sukabumi, Kamis (2/7/2020).

Meski mengalami penggeseran anggaran pembangunan akibat dampak pandemi Corona, Kadis PU mengaku sebagian pekerjaan infrastruktur telah selesai di kerjakan, sebagian masih dalam proses pengerjaan, dan sebagian masih dalam proses lelang.

BACA JUGA : Dalam Sepekan 2 Motor Raib Digondol Maling di Simpenan Sukabumi

Masih kata Asep, sebagian proyek pembangunan mengalami perubahan dampak dari refocusing anggaran.

"Karena ketika anggaran tersebut di refocusing, maka ada perubahan terhadap perencanaan, RAB dan gambar, jadi ada perubahan.

"Pergeseran anggaran terjadi beberapa kali perubahan, tapi meski ada refocusing, untuk dinas PU insyaallah pekerjaan tetap berjalan sesuai hasilnya," tegas Asep Jafar.

Kepada mitra kerja, Kadis PU berharap sinergitas terjalin terutama mengenai kualitas hasil pekerjaan yang maksimal.

"Kami berharap ketika kegiatan pekerjaan berjalan, kualitas pekerjaan dilaksanakan dengan baik, berkualitas, jangan asal asalan." tandasnya.(*)