Kerjasama USAID dan Pemkab Sukabumi Dalam Rangka Peningkatan Sektor Kesehatan Masyarakat

Rabu, 01 Juli 2020 - 17:14 WIB
Kerjasama USAID dan Pemkab Sukabumi Dalam Rangka Peningkatan Sektor Kesehatan Masyarakat
Kerjasama USAID dan Pemkab Sukabumi Dalam Rangka Peningkatan Sektor Kesehatan Masyarakat
Banner Dalam Artikel

TatarSukabumi.ID - Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Iyos Somantri membuka diseminasi pelaksanaan program United States Agency for International Development (USAID) Madani tahun 2020-2024, yang dilaksanakan di Hotel Horison Sukabumi, Rabu (1/7/2020).

Diseminasi ini terwujud atas kerjasama Pemerintah Kabupaten Sukabumi bekerjasama dengan USAID Madani dalam rangka peningkatan sektor kesehatan, salah satunya memudahkan akses pelayanan bermutu sesuai harapan masyarakat. 

Iyos Somantri menyatakan, sektor kesehatan menjadi prioritas pembangunan, sehingga keberhasilan pembangunan kesehatan akan menentukan human development indeks yang berbanding lurus dengan keberhasilan sektor pendidikan dan peningkatan sosial ekonomi masyarakat.

"Pemda tidak bisa hanya mengandalkan pada kapasitas internal yang dimiliki. Terutama dalam penerapan sebuah kebijakan dan pelaksanaan program," ungkap Iyos dari Hotel Horison sementara peserta lain mengikuti kegiatan dari berbagai tempat secara daring, Rabu (1/7).

BACA JUGA : Marwan Hamami Upacara Virtual HUT Bhayangkara Polri 2020 Bersama Presiden Jokowi

Oleh karena itu, sambung Iyos, keterlibatan pihak lain diluar pemerintah harus ikut mendorong, sehingga target dan sasaran pembangunan dapat tercapai maksimal.

"Sektor kesehatan ke depan harus meningkat dan menjadi prioritas utama. Terutama dalam menekan AKI, AKB, dan stunting," ucapnya.

Ditempat yang sama, Koordinator Program Madani Kabupaten Sukabumi, Dian Anggraeni mengatakan, program Madani bergerak di ranah penguatan kapasitas organisasi masyarakat sipil (OMS) agar dapat berdampingan dalam memperkuat sisi layanan publik.

"Termasuk meningkatkan lingkungan kondusif untuk pengembangan yang toleransi," ungkap Dian.

Lebih lanjut Dian menyatakan, program  tersebut merupakan inisiatif dan kerja sama bilateral dari Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat melalui USAID.

"Khususnya dalam peningkatan kapasitas dan berkelanjutan OMS. Serta mendorong tata pemerintahan mandiri," pungkasnya.(*)