4 Bocah Dibawah Umur Korban Pelecehan Jalani Pemeriksaan Dokter Forensik di RSUD Sekarwangi Cibadak

Selasa, 30 Juni 2020 - 11:17 WIB
4 Bocah Dibawah Umur Korban Pelecehan Jalani Pemeriksaan Dokter Forensik di RSUD Sekarwangi Cibadak
4 Bocah Dibawah Umur Korban Pelecehan Jalani Pemeriksaan Dokter Forensik di RSUD Sekarwangi Cibadak

TatarSukabumi.ID - Kasus dugaan pencabulan terhadap bocah remaja di bawah umur dengan jumlah korban mencapai puluhan bocah terjadi di dua wilayah Kecamatan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Sejumlah korban hari ini menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekarwangi, Cibadak, Selasa (30/6/2020).

dr Arief Wahono selaku Dokter Forensik RSUD Sekarwangi, didampingi Humas RSUD Sekarwangi Cibadak, Ramdansyah, kepada awak media angkat suara.

"Untuk saat ini kita telah melakukan periksaan terhadap Korban.

"Untuk (hasil) selebihnya kita serahkan ke Pihak Polres karena masih dalam proses penyelidikan," ungkap Arief, Selasa (30/6).

BACA JUGA : Kasus Perilaku Menyimpang, Korbannya Bocah Dibawah Umur di 2 Kecamatan Sukabumi

Disinggung awak media berapa korban yang saat ini telah menjalani periksaan, Arief menyatakan baru 4 korban yang telah di tangani RSUD Sekarwangi.

"Saat ini yang kita periksa empat. Untuk pemeriksaan (berikutnya) pihak Polres yang akan menjadwalkan," jelas Dia.

Diberitakan sebelumnya, terduga pelaku merupakan pria berinisial FCR usia 23 tahun, warga Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal, Sukabumi.

Saat ini terduga pelaku telah diamankan aparat Kepolisian Polres Sukabumi pada Minggu (28/6) kemarin.

BACA JUGA : Kecelakaan Maut Jalan Sukabumi Bogor, Pemotor Tewas Terlindas Bus

Sempat viral dalam media sosial, aksi bejat yang diduga dilakukan Pelaku mencapai puluhan korban.

Korbannya merupakan bocah tanggung dibawah umur yang berada di Kecamatan Kalapanunggal dan Kecamatan Kabandungan.

Kasus dugaan pencabulan anak dibawah umur ini dibenarkan Kepala Desa Pulosari, Dirja Miharja, Dia membenarkan salah seorang warganya telah diamankan Kepolisian atas dugaan tindak bejat tersebut.

"Untuk info yang lebih akurat silahkan berkoordinasi dengan Kepolisian bidang pemberdayaan perempuan dan anak Polres Sukabumi," ungkap Dirja, Kepada TatarSukabumi.ID, Senin (29/6) tadi malam.(*)