Anwar Sadad Kritisi Keputusan Gubernur Jabar Ridwan Kamil Terkait Penerapan Protokol Kesehatan di Pondok Pesantren

Kamis, 18 Juni 2020 - 17:36 WIB
Anwar Sadad Kritisi Keputusan Gubernur Jabar Ridwan Kamil Terkait Penerapan Protokol Kesehatan di Pondok Pesantren
Anwar Sadad Kritisi Keputusan Gubernur Jabar Ridwan Kamil Terkait Penerapan Protokol Kesehatan di Pondok Pesantren

TatarSukabumi.ID - Anwar Sadad Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) soroti terbitnya keputusan gubernur nomor 443/Kep.321-Hukham/2020 tentang protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 di lingkungan pondok pesantren.

Terdapat sedikitnya 15 poin protokol kesehatan dalam surat keputusan yang ditetapkan oleh Ridwan Kamil pada 11 Juni 2020 lalu.

Salah satu protokol kesehatan yang wajib diterapkan adalah menyediakan fasilitas kesehatan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Politisi dari partai besutan Gus Dur menilai dengan terbitnya SK Gubernur Jawa Barat tersebut, kalangan Pondok Pesantren akan diberatkan dengan sejumlah aturan, terlebih adanya sanksi apabila point point protokol kesehatan yang diatur dalam SK tersebut tidak dilaksanakan.

"Saya berharap agar proses perjalanan menimba ilmu para santri jangan sampai terganggu," ungkap Anwar Sadad, usai rapat kerja bersama DPPKAD (Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah) Kabupaten Sukabumi, Rabu (17/6/2020).

BACA JUGA : Menakar Keberhasilan Bantuan Keuangan Khusus Desa, Inspektorat Kabupaten Sukabumi Siap Konfirmasi

Salah satu solusi agar SK Gubernur Jabar tidak membebani Pondok Pesantren, Anwar meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi untuk membuat sebuah regulasi sekaligus turut membantu menyediakan fasilitas maupun sarana dan prasarana agar nantinya protokol kesehatan sesuai SK Gubernur dapat direalisasikan di Ponpes.

"Seyogyanya mari kita sikapi bersama agar pemerintah daerah bisa membuat skema khusus, misalkan pemda membuat sebuah surat edaran atau perencanaan yang bentuknya bukti perhatian serius kepada para pengurus pondok pesantren bersama santri," ungkap Anwar.

Disinggung awak media terkait kendala anggaran penyediaan fasilitas kesehatan bagi Pondok Pesantren oleh Pemkab Sukabumi, Anwar Sadad angkat suara.

Halaman Selanjutnya >>>>