Rumah Warga Terbakar di Sirnarasa Cikakak Akibat Arus Pendek Arus Listrik Televisi

Senin, 08 Juni 2020 - 11:57 WIB
Rumah Warga Terbakar di Sirnarasa Cikakak Akibat Arus Pendek Arus Listrik Televisi
Rumah Warga Terbakar di Sirnarasa Cikakak Akibat Arus Pendek Arus Listrik Televisi

TatarSukabumi.ID - Kebakaran di Desa Sirnarasa, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi Minggu Malam, 22.00 WIB (07/06/2020) menghanguskan rumah semi permanen milik warga.

Rumah milik Warga Kampung Burangrang, RT 04 /RW 02 Desa Sirnarasa Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, rata dengan tanah setelah api berkobar menghanguskan rumah milik Uyandi.

Diketahui rumah tersebut dihuni oleh Uyandi bersama istri dan satu orang anaknya.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh konsleting listrik dari Televisi.

BACA JUGA : Gempabumi Magnitudo 4 di Wilayah Laut Lebak Banten, Dirasakan Warga Selatan Sukabumi

Hal tersebut dikuatkan oleh keterangan dari Kepala Seksi Pemberdayaan Satlinmas Satpol PP Kabupaten Sukabumi, Okih Fajri yang dihubungi TatarSukabumi.ID.

Okih membenarkan akan peristiwa tersebut dan penyebabnya diduga akibat  hubungan arus pendek listrik.

"Menurut informasi yang saya dapat, pemicu kebakaran diduga akibat konsleting listrik dari pesawat televisi" ujar Okih, Minggu Malam (07/06/2020).

"Api dengan cepat membakar material bangunan yang terbuat dari kayu dan bambu," papar Okih.

BACA JUGA : 5 Wisatawa Terbawa Arus Saat Berenang di Pantai Batu Bentang Palabuhanratu

"Warga beserta Aparatur Desa setempat dengan sigap bahu membahu memadamkan api dengan alat seadanya, hingga api tidak merembet kerumah warga lain," lanjutnya.

Okih juga mengatakan tidak ada korban jiwa dalam insiden yang terjadi di Desa Sirnarasa, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi Minggu Malam, 22.00 WIB (07/06/2020) 

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun rumah beserta isinya ludes terbakar, untuk kerugian ditaksir mencapai 200 juta Rupiah," tambah Okih.

"Sementara itu, korban diungsikan kerumah tetangga / kerabatnya dan masih belum bisa diminta keterangan karena masih dalam keadaan syok," pungkasnya.

(*)